Pilkada 2018

Kunjungi Sentra Batik di Lumajang, Puti Soekarno Ingin Regenerasi Perajin Dioptimalkan

Puti Guntur Soekarno bertemu dengan para perajin batik di Lumajang. Ini yang dia tawarkan untuk mendorong regenerasi perajin.

Kunjungi Sentra Batik di Lumajang, Puti Soekarno Ingin Regenerasi Perajin Dioptimalkan
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Puti Guntur Soekarno (kiri) saat mengunjung sentra batik di Lumajang, Selasa (13/3/2018) 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, bertemu dengan sejumlah perajin batik di Lumajang, Selasa (13/3/2018). Tepatnya, di Dusun Krajan, Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh.

Di kawasan ini, Puti bertemu dengan perajin batik yang tergabung dalam kelompok Batik Sae Lumajang Goeyoeb Roekoen.

Ketua perajin batik setempat, Khaidar, berharap adanya perhatian lebih terhadap perajin batik. Di antaranya dengan memperluas pemasaran batik. Misalnya, dengan mewajibkan sekolah menggunakan batik.

"Sebab, batik merupakan budaya yang harus dilestarikan. Selain pemasaran, juga perlu adanya pelatihan kepada perajin. Apalagi, di Lumajang, jumlah perajin sangat minim," kata Khaidar, Selasa (13/3/2018).

Mendengar penjelasan para perajin, Puti Soekarno menegaskan komitmennya dalam pelestarian batik. Menurutnya, hal ini adalah salah satu fokus yang masuk dalam programnya.

"Batik merupakan warisan asli Bangsa Indonesia. Sejak saat Presiden Soekarno, batik telah menjadi salah satu metode yang digunakan dalam politik budaya. Bukan hanya untuk kancah nasional, namun juga internasional," ujar Puti yang juga cucu Presiden Pertama, Ir Soekarno ini.

"Saat itu, semua ibu-ibu diwajibkan menggunakan kebaya. Bawahannya menggunakan batik. Bung Karno juga menggagas pameran kebudayaan di depan tamu istana dari mancanegara demi mengenalkan batik," cerita Puti.

Baca: Kunjungi Lumajang, Puti Guntur Soekarno Sebut Ingin Revitalisasi Pasar

Baca: Di Lumajang, Puti Guntur Soekarno Nyanyikan Lagu Reggae Ciptaan Bob Marley

Dengan semangat yang sama, Puti pun ingin membawa batik di Jawa Timur ke kancah nasional. "Kami bahagia, bisa bertemu dengan perajin batik. Yang mana, proses membatik adalah proses ritual yang rumit," ujar Puti.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help