Pilkada 2018

Kunjungi Lumajang, Puti Guntur Soekarno Sebut Ingin Revitalisasi Pasar

Saat berkunjung ke Lumajang, Calon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, kembali memperkenalkan program revitalisasi pasar.

Kunjungi Lumajang, Puti Guntur Soekarno Sebut Ingin Revitalisasi Pasar
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno, bercengkerama bersama para pedagang di Pasar Baru, Lumajang, Selasa (13/3/2018). 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Calon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, kembali memperkenalkan program revitalisasi pasar.

Pada kunjungan ke Pasar Baru Lumajang, Selasa (13/3/2018), ia mengatakan bahwa revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar modern berbasis ekonomi kerakyatan penting dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pembeli sekaligus penjual.

"Saya selalu menyerap aspirasi ke pasar - pasar tradisional. Ini sebagai bukti kami mendukung pasar tradisional tetap ada, tetap eksis. Pasar harus terjaga dan tidak tergerus dengan pasar modern," ujarnya.

Dalam menjaga eksistensi itu, pasar tradisional harus mengalami peningkatan. Baik dalam sisi infrastruktur maupun manajemen.

"Pasar tradisional menjadi basis ekonomi kerakyatan. Namun, harus ada beberapa peningkatan," lanjut kandidat nomor urut dua ini. .

"Infrastruktur dan manajemen pasar ini bisa ditingkatkan menjadi pasar yang sehat. Artinya, aktivitasnya tetap berbasis pada ekonomi kerakyatan dan tradisional. Namun, manajemen dan lingkungannya harus modern," jelas kandidat yang berpasangan dengan Calon Gubernur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Di antara yang menjadi sorotan pihaknya adalah terkait kebersihan, penataan toko hingga gerai yang teratur.

"Serta untuk sanitasi dan sirkulasi udara juga harus dirombak. Sehingga pembeli dan pedagang menjadi lebih nyaman. Kalau pasar menjadi ramai akan sekaligus meningkatkan income bagi penjual," ujarnya.

Baca: Di Lumajang, Puti Guntur Soekarno Nyanyikan Lagu Reggae Ciptaan Bob Marley

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help