Berita Surabaya

Finna Heran Sejarah Musik Indonesia Diungkap Orang Asing

Musisi String Orchestra of Surabaya (SOOS) Chamber Players heran karena sejarah salah satu musik Indonesia malah diungkap orang asing.

Finna Heran Sejarah Musik Indonesia Diungkap Orang Asing
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Jean Christophe Frisch (kaus hitam), David Irving dan Dua bersaudarawaati Finna Kurniawati dan Shienny Kurniawati melakukan persiapan jelang World Premier Tour "Batavian Baoque Music Concert"di Balai Adika Hotel Majapahit Surabaya, Selasa (13/3/2018). Konser ini akan menampilkan musik klasik kolaborasi √čnsambel Le Baroque Nomade asal Prancis dan String Orchestra of Surabaya (SOOS) Chamber Player. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Grup musik dari Perancis, Le Baroque Nomade dalam konser Tour Indonesianya di Surabaya akan berkolaborasi dengan String Orchestra of Surabaya (SOOS) Chamber Players.

Mereka akan menyajikan musik klasik Batavia Baroque di Balai Adika Hotel Majapahit, Rabu (14/3).

Sebelum konser digelar, kedua kelompok musisi tersebut melakukan latihan selama 2 minggu.

Kakak beradik Shienny Kurniawati dan Finna Kurniawati yang mewakili SOOS Chamber Players saat Konferensi Pers mengatakan, ini adalah pengalaman pertamanya memainkan musik Batavia Baroque.

"Sebelumnya kami belum pernah membawakan lagu-lagu tersebut " Kata Shienny.

Dalam konser itu mereka akan membawakan 15 lagu dengan partitude Batavia Baroque.

"Di antara 15 lagu tersebut tersemat pesan persatuan antara 4 agama Islam, Kristen, Katolik, Yahudi, yang bercerita tentang Nabi Daud," Terang David Irving.

Tak sekedar untuk bermain musik saja, Finna menuturkan, selain itu mereka harus bisa memainkan instrumen dengan bagus saat latihan maupun konser berlangsung.

"Kami jadi tahu cara berpakaian, cara berjalan, note yang simpel, serta bagaimana sikap putri jaman dulu saat melangkahkan kakinya dari instrumen ini," jelas Finna

Finna juga sempat terheran, saat partitude Batavian Baroque ditemukan oleh orang asing (David Irving).

"Kami heran waktu pertama latian, seharusnya kita lebih mengetahui lebih dulu tentang Batavian Baroque, kan itu sejarah kita," ujarnya.

Shienny berharap saat konser nanti para penonton tidak sibuk memotret ataupun merekam.

"Prihatin ketika konser melihat penonton malah bingung memfoto sama memvideo, bukannya malah menikmati musiknya," pungkasnya. 

Baca: Musisi Indonesia dan Perancis Kolaborasi Bawakan Musik Zaman Barok

Tags
Perancis
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help