Berita Surabaya

Pria ini Bawa Kabur Honda Jazz Milik Orang Lain Untuk Beli Rumah

Pria yang membawa kabur mobil Honda Jazz milik warga Surabaya, terungkap identitasnya. Dia membawa mobil itu untuk beli rumah.

Pria ini Bawa Kabur Honda Jazz Milik Orang Lain Untuk Beli Rumah
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Lutfi Banjar Saputra saat berada di mobil Honda Jazz yang dicurinya 

SURYA.co.i d| SURABAYA – Identitas pelaku yang membawa kabur mobil Honda Jazz L 1553 AB akhirnya terjawab. Mobil milik KN (43) ini dicuri Lutfi Banjar Saputra (28), asal Wisma Sidojakung Indah Gresik yang awalnya bersepakat membeli mobil tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, pelaku awalnya tertarik dengan mobil milik korban yang dijual dan ditawarkan secara online. Keduanya akhirnya bersepakat melakukan jual beli dan sudah terjadi kesepakatan harga Rp 140 juta dan pelaku datang ke rumah korban di Pakal Surabaya pada 1 Maret 2018.

“Setelah disepakati, pelaku meminta korban supaya diantar ke salah satu bank untuk mengambil uang. Keduanya pun keluar rumah dan korban lebih dulu datang ke sekolah SDN Benowo untuk menjemput anaknya. Tapi saat kembali ke mobil, pelaku sudah membawa kabur mobil beserta STNK dan BPKB,” jelas Sudaminran, Senin (12/3/2018).

Lantaran mobil itu ada STNK dan BPKB, lanjut Sudamiran, pelaku tak kesulitan menjual mobil korban. Mobil warna hitam itu pun dijual pelaku di salah satu showroom mobil di Jl Kertajaya Surabaya.

“Mobil langsung dijual ke show room Jl Kertajaya Surabayad an laku Rp 110 juta. Pembeli tak curiga, karena memang surat-surat mobil lengkap,” terang Sudamiran.

Lutfi sendiri mengaku, dirinya memang semula berniat membeli mobil dan sudah menyepakati harga. Uang Rp 140 juga sudah ada, tinggal doserahkan saja.

“Karena ada kesempatan membawa kabur mobil, saya bawa dan langsung jual saja,” tutur Lutfi.

Dia mengatakan, awalnya uang sudah disiapkan dan merupakan pinjaman dari neneknya. Uang sebesar itu hendak dibelikan rumah yang diperuntukan ke Lutfi. Tapi, Lutfi meminjamnya guna membeli mobil.

“Setelah mobil saya jual dan laku Rp 110 juta, saya kembalikan uang nenek Rp 140 juta yang sempat saya pinjam,” aku Lutfi.

Lutfi menuturkan, rencananya uang Rp 110 juta dari penjualan mobil korban hendak dibelikan rumah di Gresik. Tapi  belum sempat mendapatkan rumah yang diinginkan, dia sudah ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Uangnya belum saya pakai, karena masih mencari rumah dan belum dapat,” ucap Lutfi.

Dari hasil ungkap ini, polisi menyita satu sepeda motor pelaku, rekaman CCTV, HP Samsung milik pelaku, mobil Honda Jazz L 1553- AB dan kontak milik korban, BPKB dan uang tunai Rp 110 juta.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved