Pilkada 2018

Pedagang Pasar Tanjung Mojokerto Sambat Banyak Pedagang Jualan di Luar, Ini Kata Khofifah

Menanggapi banyaknya keluhan pedagang Pasar Tanjung, Khofifah mengatakan pasar tradisional memang membutuhkan perlindungan.

Pedagang Pasar Tanjung Mojokerto Sambat Banyak Pedagang Jualan di Luar, Ini Kata Khofifah
surya/fatimatuz zahro
Cagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa blusukan ke Pasar Tanjung, Senin (12/3/2018). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Pasar Tanjung Mojokerto, Senin (12/3/2018).

Begitu masuk pasar, Khofifah langsung disambut oleh pedagang yang curhat atas permasalahan Pasar Tanjung.

Salah satunya adalah Yayuk, padagang buah. Yayuk menyerbu Khofifah dan mencurahkan keluhannya lantaran Pasar Tanjung yang kian hari semakin sepi.

"Sehari ini belum dapat pelaris bu, penjual di depan pasar itu harusnya masuk saja Bu Khofifah. Mereka itu nggak mau masuk, yang di dalam sepi jadinya," kata Yayuk.

Ia lalu diajak Khofifah untuk curhat sembari menikmati bubur madura di salah satu di dalam pasar.

Sebagai pedagang yang mengikuti aturan, ia ingin yang lain juga menaati aturan.

"Di luar itu pedagang macam-macam. Padahal di dalam juga ada, kalau pasarnya sepi terus lalu bagaimana kita bisa dapat uang," katanya.

Ia senang ada Khofifah yang mau menyapa turun ke masyarakat dan mewadahi aspirasi pedagang. Yayuk berharap ke depan Khofifah jadi Gubernur dan mau menata Pasat Tanjung di Mojokerto.

Menanggapi banyaknya keluhan pedagang Pasar Tanjung, Khofifah mengatakan pasar tradisional memang membutuhkan perlindungan.

"Perlindungan pasar tradisional butuh diikuti dengan regulasi baru, kemudian juga butuh beberapa interferensi seperti yang saya katakan adalah masalah infrastruktur," ucap Khofifah.

Di pasar yang sudah tertata infrastrukturnya, maka penjual dan pembeli akan merasa nyaman. Jika sudah begitu pedagang tidak akan meluber ke luar pasar.

"Di beberapa titik saya berharap ada warehouse, sehingga penjual bisa akses barang mudah dan murah dan harga kompetitif," kata Khofifah.

Tidak hanya itu, Khofifah juga menyebut bahwa agen perbankan di pasar belum ada. Padahal agen itu tugasnya untuk sosialisasikan KUR yang bunganya hanya tujuh persen per tahun.

"Saya sudah komunikasi dengan lembaga perbankan yang dapat tugas untuk sosialisasikan KUR. Saya sudah sampaikan, sebetulnya inisiatif agen bisa dan ini akan sangat memudahkan penjual supaya akses dana murah," katanya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help