Berita Kediri

Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BRI di Kediri Picu Hal ini di Masyarakat

Kasus kejahatan Perbankan terhadap nasabah Bank BRI di Kediri berdampak pada masyarakat.

Kasus Pembobolan Rekening Nasabah BRI di Kediri Picu Hal ini di Masyarakat
tribunnews.com/hendra gunawan
ilustrasi 

SURYA.co.id | KEDIRI - Kasus kejahatan Perbankan terhadap nasabah Bank BRI di Kediri berdampak pada masyarakat.

Warga berbondong-bondong menuju ke mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BRI Unit Ngadiluwih, Kabupaten Kediri untuk memastikan uang di rekening tabungannya.

Agus Supriadi, Bhabinkamtibmas Polsek Ringinrejo mengatakan kejadian ini turut menimbulkan kepanikan warga yang merupakan nasabah Bank BRI.

Dia bersama istrinya Nunuk yang berdomisili di Ngadiluwih merupakan nasabah Bank BRI.

"Saya memastikan uang di tabungan. Alhamdulillah masih utuh," ujarnya kepada Surya, Senin (12/3/2018).

Agus menjelaskan memang kejadian ini sangatlah meresahkan masyarakat apalagi menyangkut uang tabungan. Pihaknya, meminta supaya kasus ini diusut tuntas.

"Harus diselidiki siapa orang yang membuat kegaduhan ini hingga membuat warga resah," jelasnya.

Sedangkan, Nunuk menamakan mengetahui adanya kasus nasabah Bank BRI yang menjadi korban uang di rekening tabungannya berkurang secara misterius dari group WhatsApp dan media sosial. Karena itulah, sebagai langkah antisipasi dia bersama suaminya turut mengecek saldo di ATM Bank BRI Ngadiluwih.

"Pastinya cemas dan kuatir ya, karena berhubungan dengan uang tabungan. Siapa yang gak panik kalau uang tabungannya tiba-tiba hilang secara tiba-tiba," ungkapnya.

Dikatakannya, rekening tabungan BRI adalah milik suaminya yang dipakai untuk menerima gaji bulanan. Dia mempunyai kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) rekening tabungan Bank lainnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help