Meski Rumah Hanyut Terbawa Banjir Bandang di Situbondo, Dua Warga Selamat Karena Lakukan Ini

Buyani menuturkan bukan hanya rumahnya yang habis dihanyut banjir, melainkan perabotan, surat penting, dan harta bendanya, juga hilang.

Meski Rumah Hanyut Terbawa Banjir Bandang di Situbondo, Dua Warga Selamat Karena Lakukan Ini
surya/izi hartono
Korban banjir saat sedang berkomunikasi dengan Bupati Dadang Wigiarto di lokasi rumahnya yang habis diterjang banjir. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Bencana banjir bandang menyisakan kisah pilu bagi dua warga Desa Sumberwaru dan Sumbernyar, Kecamatan Banyuputih.

Air bah yang datang secara mendadak membuat bangunan beserta seluruh perabotan rumah dua warga, yakni Buyani dan Nija, tersebut ludes terbawa banjir bandang.

Buyani (50), warga Dusun Krajan, Desa Sumberwaru, ini tidak menyangka banjir akan menghanyutkan bagunan rumah satu satunya yang selama ini dijadikan tempat bersama seluruh keluarganya.

Diceritakan, saat air mulai masuk ke dalam rumahnya, Buyani bergegas keluar untuk menyelamatkan ternak sapinya ke tempat yang aman.

" Dak tahunya malah rumah saya yang hanyut," ujar Buyani kepada Surya saat mengungsi di rumah tetangganya.

Buyani menuturkan bukan hanya bangunan rumahnya yang habis dihanyut banjir, melainkan perabotan serta surat penting dan harta bendanya hilang.

" Tak satupun kayu yang tersisa, hanya pondasinya yang masih ada," jelasnya.

Hal senada juga diuangkapkan Nija, warga Dusun Sekarputih, Desa Sumberanyar. Saat air datang dirinya berusaha naik ke tempat yang lebih tinggi untuk mengungsikan kasur.

Namun, ketika air semakin besar, dirinya kembali ke dalam rumahnya untuk menjemput anaknya yang tidak melihat.

"Waktu itu saya airnya tidak akan besar, sehingga saya kembali turun untuk menyelamatkan anak saya yang cacat," kata Nija sembari melihat pondasi rumahnya.

Ia mengaku dirinya dan suaminya tidak bisa berbuat banyak saat bangunan rumahnya dibawa banjir bandang.

"Semua barang tak ada, hanya kasur yang aman," terangnya.

Dikatakan, banjir yang memporak porandakan bangunan rumahnya dan menggenangi ratusan rumah warga yang lain itu tidak berlangsung lama, akan tetapi hanya sekitat hitungan menit.

"Sekitar 30 menit, setelah itu banjir langsung surut," pungkasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved