Inovasi Banyuwangi untuk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Diganjar Penghargaan Ini

Banyuwangi menjadi juara pertama di antara 38 kabupaten dan kota se-Jatim. Peringkat kedua dan ketiga masing-masing ditempati Bondowoso dan Tuban.

Inovasi Banyuwangi untuk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Diganjar Penghargaan Ini
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, terima juara Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Terintegrasi (RAD-PPKT) tingkat Jawa Timur 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Inovasi pengelolaan keuangan ‎yang dilakukan Pemkab Banyuwangi meraih penghargaan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Terintegrasi (RAD-PPKT) tingkat Jawa Timur.

Penghargaan RAD-PPKT merupakan program yang dilaksanakan oleh Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan komitmen dan inovasi serta program pemkab dinilai sangat baik dalam hal pencegahan dan penanggulangan korupsi.

Selama ini Pemkab sendiri berkomitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Pemerintahan tidak mungkin mengerjakan semua hal dalam satu waktu, ada skala prioritas yang dilakukan agar sebuah program benar-benar terasa dampaknya bagi warga. Hal ini perlu untuk diketahui warga dengan memberikan informasi yang cukup dan kemudahan akses ,” kata Anas, Jumat (9/3/2018).

Contohnya yang tampak sederhana namun belum banyak dilakukan adalah mengumumkan anggaran APBD yang dikelola oleh pemkab setiap tahunnya. Besaran alokasi APBD untuk berbagai bidang dipajang di setiap sudut strategis kota.

“Ini sebagai cara awal kami untuk memacu kinerja pemkab agar program yang sudah kami umumkan kepada warga benar-benar dijalankan dengan sebaik-baiknya. Sekaligus sebagai hak bagi warga untuk mengetahui informasi pembangunan yang dikerjakan pemerintah,” paparnya.

Pemkab memiliki sistem perencanaan pembangunan secara online yang bisa diakses oleh warga. Mulai perencanaan, progress pembangunan hingga monitoring pembangunan bisa dilihat dengan mudah.

“Bahkan monitoring program pembangunan infrastruktur bisa dilakukan secara realtime sesuai dengan berbasis koordinat geospasial,” jelasnya.

Pemkab juga memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapat pelayanan publik, sekaligus mencegah terjadinya pungutan liar dengan mengintegrasikan semua layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Di sini disediakan 150 layanan dalam satu atap, mulai administrasi kependudukan, izin usaha, pertanahan, izin layanan kesehatan, surat-surat kepolisian, BPJS, hingga PDAM.

“Di MPP semua pelayanan berlangsung dengan transparan sehingga meminimalisir terjadinya pungli,” cetus Anas.

Banyuwangi menjadi juara pertama di antara 38 kabupaten dan kota se-Jatim. Peringkat kedua dan ketiga masing-masing ditempati Bondowoso dan Tuban.

Penghargaan RAD PPTK diberikan langsung Gubernur Jatim Soekarwo kepada Bupati Abdullah Azwar Anas, dalam rangkaian rapat koordinasi (rakor) dan penandatanganan komitmen antikorupsi di Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (7/3/2018).

Dalam acara tersebut, Peprov Jatim dan seluruh pemkab serta pemkot se-Jatim menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuat komitmen anti korupsi.

Penulis: Haorrahman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved