Surya/

Persona

Aktif di Bigo, Fina Tiza Jadi Ketergantungan Pada Internet

Fina Tiza mendapat keuntungan dari aktif broadcast di Bigo Live. Dia pun jadi makin keranjingan dan semakin tergantung pada internet.

Aktif di Bigo, Fina Tiza Jadi Ketergantungan Pada Internet
surabaya.tribunnews.com/achmad pramudito
Fina Tiza 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Bagi Fina Tiza, media sosial tak melulu untuk posting status dan mejeng foto atau video. Aktivitas di media sosial (medsos) baginyajustru bisa menambah pendapatannya selain yang dia peroleh di dunia tarik suara.

Apalagi Fina punya kelebihan wajah cantik dan terkenal pula. Tak heran bila aktivitasnya di aplikasi Bigo Live selalu diikuti para penggemarnya yang selalu penasaran terhadap setiap gerakan pelantun lagu Dangdut Happy (2012) ini.

Meriahnya respons atas aktivitas Fina di jejaring Bigo inilah yang membuat artis bertubuh seksi ini mendapat ‘apresiasi’ dari aplikasi tersebut.

“Aku baru aktif live Bigo sejak 14 Februari lalu. Baru dua minggu ‘siaran’, tanggal 1 Maret kemarin sudah dapat ‘hadiah’ yang kalau dinominalkan dalam rupiah besarnya Rp 7,5 juta,” ungkapnya kepada Surya, Kamis (8/3).

Efek positifnya, Fina kini jadi makin piawai bicara bak penyiar radio. “Karena setiap live aku kan harus omong apa saja mengenai aktivitas yang aku lakukan saat itu,” urainya.

Aktivitas ini pula yang membuatnya betah berlama-lama tinggal di apartemen bila memang tidak sedang ada jadwal show. “Di kamarku kan dilengkapi internet, maka seringnya ngomel sendiri di apartemen, bahkan ketika sedang makan,” tuturnya.

Efek negatifnya, diakui Fina, dirinya jadi sangat tergantung pada jaringan internet. “Pernah pas main ke rumah teman di sana nggak ada internetnya. Aku langsung pulang,” kata pemilik nama Fina Maulida ini sambil tertawa.

Mengenai kesan negatif atas aplikasi itu bakal diisi sosok-sosok seksi atau bahkan tampilan vulgar pemakainya, Fina kontan menepis.

“Aplikasi ini punya sensor khusus yang bakal menutup bagian tubuh yang dianggap tidak senonoh saat live, misalnya kelihatan dadanya atau bagian tubuh lainnya,” tandas Fina di tengah kesibukan promo single ‘Dua Kali Kecewa’ di sejumlah radio di Surabaya.

Kini perempuan kelahiran 26 Agustus 1993 ini sedang mempersiapkan diri tampil duet dengan Pangeran Harry Kutai, penyanyi asal Tenggarong Kalimantan.

“Kami sedang mencocokkan waktu agar bisa ketemu dan membahas intensif soal lagu yang bakal kami bawakan,” imbuhnya.

Keselarasan waktu ini dianggap penting karena mereka berdua tinggal di kota yang terpisah cukup jauh.

“Setelah bisa ketemu nanti kita akan bahas soal materi lagu, karena saat ini masih ada yang kurang sreg,” pungkasnya.

Ditemui di tempat yang sama, Pangeran Harry Kutai menyatakan salah satu lagu pilihan yang bakal dinyanyikan bareng adalah ‘Rindu Tak Tertahankan’. Lagu yang aslinya berwarna pop ciptaan Pangeran Harry Kutai ini nantinya diaransemen ulang dengan polesan warna dangdut.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help