Liputan Khusus

Korea Selatan Jadi Jujugan Operasi Plastik Warga Indonesia Karena Hal Ini

Korea banyak menarik perhatian orang Indonesia sebagai tempat tujuan operasi plastik, karena ini.

Korea Selatan Jadi Jujugan Operasi Plastik Warga Indonesia Karena Hal Ini
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi perawatan kulih wajah 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tren tujuan operasi plastik di luar negeri memang cenderung cepat bergeser.

Sebelum Korea Selatan (Korsel) terkenal, Thailand menjadi tempat tujuan paling diminati warga Indonesia.

Jauh sebelumnya, Singapura menjaadi primadona.

“Sekarang Singapura sudah tertinggal jauh,” kata dr Agus Santoso Budi SpBP-RE (K), saat ditemui di Rumah Sakit Bedah Surabaya.

Agus mengatakan, secara skill, dokter Indonesia sebenarnya tak kalah dengan dokter di Korsel.

“Gurunya sama. Ahlinya sama. Bedah plastik di dunia itu punya organisasi. Setiap bulan untuk seluruh dunia ada kursusnya. Kalau misalnya orang Indonesia belum bisa melakukan teknis operasi A, dia bisa pergi ke kursus tersebut,” ungkap Agus, yang pada 2006 mempelajari teknik operasi pemotongan tulang rahang dan pipi di forum tersebut.

Korea banyak menarik perhatian orang Indonesia sebagai tempat tujuan operasi plastik, menurut Agus, karena promosi yang gencar.

Di negeri Gingseng itu, seorang dokter bisa mempromosikan keahilannya dalam operasi plastik.

Sementara di Indonesia, hal tersebut dilarang. Promosi hanya bisa dilakukan rumah sakit.

“Dan itu pengaruhnya besar. Misal orang di Korea, mereka tidak cari rumah sakitnya (jika ingin operasi plastik). Tapi cari dokternya,” ujar dia.

Kalaupun ada perbedaan teknik, menurut Agus, paling terletak pada benang yang dipakai untuk menjahit operasi plastik.

Dokter bedah plastik di Korsel banyak yang menggunakan benang kecil.

Di Indonesia pun, dokter lulusan di atas 2015 sudah banyak yang menerapkan teknik yang sama.

“Kalau lulusan tahun di bawahnya sampai ke saya, pakainya benang besar-besar,” pungkas dia. (Aflahul Abidin/Wiwit Purwanto)

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved