Citizen Reporter

Ini Syarat Guru Naik Pangkat

Menulis itu penting, tetapi tidak urgent sehingga orang mudah menunda. Dengan pelatihan model on-in-on, terbukti mendorong semangat menulis.

Ini Syarat Guru Naik Pangkat
pixabay.com

Permasalahan dalam dunia pendidikan nasional penuh dinamika. Masalah itu tentang jumlah guru, mutu pendidikan, pembelajaran yang belum kontekstual, manajemen pengelolaan, dan kurang inspiratifnya apa yang disampaikan guru kepada murid.

Selain itu, ada masalah besar yang selama ini menjadi kelemahan dalam pendidikan nasional, yaitu literasi. Gerakan literasi sekolah tidak hanya harus mengatasi tantangan berkait dengan budaya baca yang rendah, namun juga tentang ketersediaan sumber daya penulis dari guru, jumlah literatur, dan mutu literartur yang tersedia.

Guru sebagai aktor utama harus terlibat aktif untuk mengatasi berbagai kesenjangan yang ada dalam pendidikan, terutama peningkatan profesionalisme dalam literasi. Itu yang menjadi dasar diadakannya Temu Penulis dan Penulis Pemula dengan tema Pelatihan Menjadi Guru Penulis Profesional. Kegiatan itu difasilitasi PGRI Jawa Timur dan Majalah Media.

Kegiatan dilakukan dengan on-in-on. Pada kegiatan on pertama, yaitu pada 13-14 Januari 2018 peserta harus membuat tulisan best practice dalam pembelajaran. Kegiatan berlanjut dengan in, yaitu dalam forum temu penulis dan penulis pemula pada 20 Januari 2018.

Kegiatan on yang kedua pada 21 Januari 2018. Para peserta melakukan proses editing dari tulisan yang sudah dikomunikasikan dengan narasumber pada saat kegiatan in. Kegiatan in yang diikuti guru penulis dan penulis pemula dari berbagai daerah di Jawa Timur begitu semarak.

Kegiatan dibuka Heru Suparno, Sekretaris Umum PGRI Jawa Timur. Pembekalan yang dipandu narasumber TirtoAdi (Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo), Imron Rosidi (Koordinator Penilaian Angka Kredit Guru/Kepala Sekolah Jawa Timur), dan Mukani (dosen dan penulis).

Materi yang diberikan meliputi kebijakan pemerintah tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, menyusun best practice, gaya selingkung dan format menyusun buku, kegiatan editing dan menyusun buku untuk kenaikan tingkat, serta kiat mengurus ISBN dan hak atas kekayaan intelektual.

Pelatihan menulis tidak bisa diputus hanya dalam waktu tertentu. Harus ada lanjutannya supaya guru benar-benar dapat menghasilkan karya sesuai standar. Dua minggu kemudian, pelatihan kembali diadakan dan itu sangat membantu para guru.

Guru inspiratif adalah guru yang mampu menggerakkan alam berpikir, sikap, perilaku muri dan lingkungan dengan karya yang dihasilkan. Dengan mengembangkan budaya literasi dan penyusunan karya tulis, guru akan mampu mengembangkan profesionalitasnya. Jika guru ingin naik pangkat, maka menulislah.

Abdul Majid Hariadi
SMK Negeri 1 Sidoarjo

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help