Geger Seorang Ibu di Surabaya Menjual Ginjal demi Membelikan Ponsel untuk Anaknya

Masih ingat kasus jual beli ginjal yang melibatkan warga Batu dan rumah sakit di Malang? Kejadian serupa nyaris terjadi di Surabaya.

Geger Seorang Ibu di Surabaya Menjual Ginjal demi Membelikan Ponsel untuk Anaknya
surabaya.tribunnews.com/sylvianita widyawati
Ita Diana (tengah), warga Kota Batu menunjukkan bekas operasi transpalasi ginjal yang dijualnya kepada wartawan, Kamis (21/12/2017). Ita didampingi kuasa hukumnya, Yassiro Ardhana Rahman SH MH (kiri) dan Nelly, Ketua DPD Perindo Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com Nurul Aini

SURYA.CO.ID, SURABAYA -  Masih ingat kasus dugaan jual-beli organ ginjal yang melibatkan warga Batu, Jawa Timur dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang?

Kejadian serupa sangat mungkin terjadi di Surabaya, kalau Pemkot Surabaya tidak segera bergerak cepat.

Kalut gara-gara terus didesak sang anak yang minta dibelikan ponsel, seorang ibu berusia 41 tahun asal Menanggal, Kota Surabaya menawarkan ginjalnya kepada siapa pun yang mau membelinya.

Akibatnya, perempuan berinisial Ny J ini diamankan petugas Posko Terpadu Tanggap Bencana Wilayah Selatan Kota Surabaya, Senin (5/3/2018).

Ia dipergoki petugas ketika sedang duduk di emperan Mal City of Tomorrow (Cito) sambil memegang potongan kardus yang bertulis tawaran ginjal murah itu.

Baca: Misteri Orang Meninggal Dunia Bisa Menjawab Panggilan Telepon, Mungkinkah Suara Arwah Korban?

Berdasarkan rilis yang diperoleh TribunJatim.com (grup Surya.co.id) dari Posko Terpadu pada Selasa (6/3/2018), Ny J terpaksa menawarkan ginjalnya karena terdesak tuntutan ekonomi.

Informasi lain menyebutkan, Ny J ingin memenuhi tuntutan anaknya untuk mendapatkan ponsel baru.

Padahal si anak sudah berkali-kali dibelikan ponsel tetapi selalu hilang.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help