Bisnis

Peternakan Greenfields di Blitar Resmi Produksi Susu Segar

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto meresmikan pabrik susu dari peternakan sapi perah PT Greenfields Indonesia di Wlingi, Kabupaten Blitar

Peternakan Greenfields di Blitar Resmi Produksi Susu Segar
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Menteri Perdagangan Airlangga Hartanto saat meresmikan pabrik susu Greenfields di Wlingi, Blitar, Selasa (6/3/2018). 

SURYA.co.id | BLITAR - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto meresmikan pabrik susu dari peternakan sapi perah PT Greenfields Indonesia di Wlingi, Kabupaten Blitar, Selasa (6/3/2018).

Peternakan Greenfields di Wlingi ini merupakan perluasan dari peternakan Greenfields yang pertama di Babadan, Malang, dan dapat menampung lebih dari 10.000 ekor sapi perah di Iahan seluas 172 hektar. 

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Greenfields atas komitmennya untuk berinvestasi membangun peternakan sapi perah modern yang dapat meningkatkan produksi susu segar dalam negeri serta menciptakan dampak positif bagi perekonomian daerah," kata Airlangga, saat peresmian di lokasi yang berada di atas pegunungan Kawi tersebut.

Lebih lanjut Hartanto menyatakan bila Pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan penggunaan konten Iokal dalam industri pengolahan susu dan mengurangi impor susu bubuk. Pihaknya ingin meningkatkan pasokan susu segar dalam negeri dari 23 persen menjadi 41 persen di tahun 2022.

"Hal ini hanya dapat terjadi bila ada kemitraan yang kuat antara industri pengolahan susu dan peternak sapi perah lokaI," lanjut Airlangga.

Pada akhir 2020 nanti, peternakan ini akan mencapai kapasitas maksimum dengan 10.000 sapi perah yang menghasilkan hampir sejumlah 50 juta liter susu segar setiap tahunnya.

Selain Menteri Perindustrian, dalam peresmian hadir pula Presiden Komisaris Japfa Comfeed Syamsir Siregar, serta CEO AustAsia Dairy Group Edgar Collins. Menurut Edgar, dengan beroperasinya peternakan yang kedua ini akan terjadi peningkatan produksi susu segar dalam negeri secara signifikan serta memperkokoh posisi Greenfields sebagai produsen susu segar nomor satu di Indonesia.

"Kami juga ingin memperkenalkan praktik peternakan sapi perah modern sebagai model untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas dari susu segar dalam negeri," kata Edgar Collins.

Greenfields adalah merek yang dikelola oIeh Austasia Dairy Group, yaitu Dairy Division yang menjadi bagian dari Grup Japfa. Secara bersama-sama, Japfa dan Greenfields telah menciptakan lebih dari 20.000 lapangan pekerjaan di Indonesia. Peternakan Greenfields yang kedua di Blitar menggunakan mesin-mesin dan teknologi terbaru yang sebeIum ini beIum digunakan di peternakan manapun di Indonesia.

Termasuk di dalamnya adalah penggunaan teknologi pemerah susu otomatis dengan sistem berputar, teknologi kandang sapi tertutup yang menggunakan kipas angin sistem hibrida yang mengkombinasikan sistem kipas tiup dan sedot, serta sistem pencahayaan long-day untuk memaksimalkan produktivitas susu sapi.

Greenfields percaya pada prinsip tumbuh bersama. Untuk memenuhi komitmen ini kami saat ini sedang membangun Greenfields Dairy Institute Foundation yang akan melatih lebih dari 800 peternak sapi perah setiap tahunnya untuk meningkatkan keterampilan mereka dan membantu mereka meningkatkan produktivitas.

"Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan mereka," tambah Edgar.

Sejak tahun 2000 Greenfields telah menjadi ekportir besar produk susu segar dari Indonesia. Saat ini sekitar 20 persen produksinya diekspor ke negara-negara seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Myanmar dan Kamboja.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help