Citizen Reporter

Begini Cara Mahasiswa Mengalahkan Gadget

Pesona gadget bisa mengalahkan aktivitas lain. Butuh trik untuk mengajak anak mau berlatih mengembangkan kreativitasnya.

Begini Cara Mahasiswa Mengalahkan Gadget
ist

Proyek Kreativitas Masyarakat Mandiri (PKMM) memberi pengalaman baru. Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Offering B angkatan 2015 Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang diajak menyiapkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dijalankan adalah Taman Baca Marga Dhita (Tabata). Berlangsung di Jalan Ir Rais RT 1/RW 7, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Tabata mampu menarik minat anak-anak.

Ketika ditemui, Wali selaku Ketua Pelaksana Tabata menuturkan, dunia anak saat ini dipenuhi dengan gadget sehingga mereka lebih pasif bersosialisasi. Anak-anak jauh dari lingkungan sosialnya.

“Hal itulah yang coba dihindarkan dari anak-anak yaitu dengan mengadakan sebuah pelatihan Taman baca. Taman baca mengajarkan dan mengembangkan minat baca serta menggambar pada anak,” imbuhnya.

Tabata memiliki beberapa kegiatan pelatihan yaitu membaca dan menggambar. Kegiatan diawali dengan belajar mengenali huruf kemudian disusul dengan belajar mewarnai. Anak-anak berusia 3-12 tahun itu mengikuti pelatihan dengan semangat, apalagi ketika memasuki sesi belajar mewarnai.

“Aku suka menggambar soalnya aku ingin jadi guru melukis,” ujar Aisya, salah satu peserta.

Antusiasme juga terlihat dari warga setempat yang turut mengantarkan putra dan putri mereka untuk mengikuti pelatihan. Banyak warga yang mengabadikan momen anak ketika mengikuti kegiatan itu.

Respons warga dengan adanya kegiatan ini juga positif.

“Sangat bagus. Alhamdulillah sudah mau memasukkan program ini ke kegiatan PKMM,” ucap Ibu Rini yang mendampingi mahasiswa.

Ibu 2 anak itu juga menambahkan, kegiatan ini menarik karena ada sesi membaca, menyanyi, menebak, dan lain-lain melalui sistem audio visual berupa video. Anak-anak juga terlihat menikmati apalagi diselingi dengan makan snack.

Pelatihan ini diharapkan dapat mamacu kreativitas anak dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya. Melihat antusiasme dan permintaan warga setempat, rencananya kegiatan ini akan kembali dilaksanakan pada 18 Maret 2018.

Leny Suryani
S1 Pendidikan Seni Rupa, Universitas Negeri Malang

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help