Sambang Kampung

Fasilitasi Warga yang Pengangguran, Karang Taruna Bratang Wetan Buka Usaha Cucian Motor

Karang Taruna Bratang Wetan di Kecamatan Wonokromo memiliki unit usaha jasa cucian motor yang memfasilitasi warga pengangguran.

Fasilitasi Warga yang Pengangguran, Karang Taruna Bratang Wetan Buka Usaha Cucian Motor
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Cuci motor yang dikelola karang taruna Bratang Wetan RT 7 RW 8 Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo yang berada tepat bersebelahan dengan balai RT 7. Usaha itu untuk memberdayakan warga yang pengannguran. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Krisis moneter di awal tahun 2000 membuat banyak orang kesulitan cari pekerjaan dan banyak pula pegawai yang kehilangan pekerjaan.

Melihat hal ini, karang taruna Bratang Wetan RT 7 RW 8, Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada masa itu memutuskan membuat usaha tempat cuci motor di seberang jalan. 

Lokasinya yang di pinggir jalan dan berdekatan dengan sungai, membuat usaha yang dibuka tahun 2003 ini berjalan cukup lancar.

Sejumlah anak lulusan SMA di kampung yang belum mempunyai pekerjaan direkrut untuk menjadi pegawai. Dengan sistem bagi hasil, usaha ini berjalan dari pukul 07.30 hingga 17.00.

Sukardi (48) mengungkapkan, mulai ikut bekerja di cuci sepeda itu sejak tahun 2006 usai dirinya mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Saya ngelamar ke anak-anak karang taruna dan diizinkan,"ujarnya.

Usianya yang tidak lagi muda membuatnya mengambil pekerjaan tersebut. Sebab ia tak harus bekerja malam hari, dan tidak menghabiskan banyak tenaga.

"Sehari bisa sampai 20 motor, paling sedikit ya 3 motor. Dan pegawainya libur gantian, kalau tempat cucinya tutup kalau ada warga meninggal, sampai selesai pemakaman,"ungkapnya.

Hal serupa diungkapkan Tukijo (46) yang baru bergabung di cuci sepeda ini pada 2008. Ia mengaku setiap harinya hanya perlu mencuci sepeda sesuai seperti biasanya.

Perlengkapan sabun cuci hingga biaya listrik dibayar oleh kas kampung.

Halaman
123
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help