Berita Surabaya

Walikota Risma Mengaku Serius Bangun Proyek Trem, Surabaya Bisa Jadi Destinasi Transportasi

Saat ini, APBD Kota Surabaya telah menganggarkan dana multiyears untuk sarana pendukung terealisasinya trem, terutama Pembangunan depo trem.

Walikota Risma Mengaku Serius Bangun Proyek Trem, Surabaya Bisa Jadi Destinasi Transportasi
surya/mujib anwar
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, saat menyampaikan progres proyek Trem, Jumat (26/11/2016), usai meresmikan Hotel Amaris Margorejo, Surabaya milik Kompas Gramedia Grup. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Wali Kota Tri Rismaharini menuturkan bahwa tahun ini sudah harus ada action terkait proyek trem. "Kami serius membangun transportasi massal ini," kata Risma, Minggu (4/3/2018).

Saat ini, APBD Kota Surabaya telah menganggarkan dana multiyears untuk sarana pendukung terealisasinya trem, terutama Pembangunan depo trem.

Anggaran multiyears dari Pemkot telah menunjukkan komitmen kuat bahwa kota ini serius.

Kementerian Perhubungan juga telah memastikan bahwa pembangunan Trem di Surabaya akan direalisasikan. Tahun ini akan dimulai pembangunan angkutan masal ini secara bertahap.

Tahap pertama adalah membangun jalur sepanjang 4 km. Jalur ini membentang dari Joyoboyo ke Tunjungan. Dibutuhkan waktu dua tahun agar Trem bisa dinikmati.

Trem akan dibangun tahap awal dimulai dari Joyoboyo, Darmo, Urip Sumoharjo, Basuki Rahmat, Tunjungan, hingga Gubernur Suryo atau Grahadi. Sementara Arus kembali ke Joyoboyo.

 Panjang jalur tahap awal ini kurang lebih 4 km. Jika trem ini bisa terwujud, selain dapat digunakan untuk angkutan sehari-hari, bisa menjadi percontohan moda transportasi massal berbasis rel.

Menjadi satu-satunya Trem yang ada di Indonesia. Akan bisa menjadi "ikon Surabaya". Ini akan menarik baik warga maupun turis. Ini bisa menjadikan Surabaya sebagai destinasi transportasi. 

Pembangunan trem ini merupakan reaktivasi Trem di Surabaya era lalu. Dibutuhkan dana Rp 3 triliun untuk trem tahap pertama. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help