Berita Olahraga

Rektor Unitomo Ikut Maju Sebagai Kandidat Calon Ketua Umum PBSI Jatim

Dirinya mencalonkan menjadi Ketua Umum lantaran prihatin dengan menurunya prestasi yang dialami bulutangkis Jatim

Rektor Unitomo Ikut Maju Sebagai Kandidat Calon Ketua Umum PBSI Jatim
Kompas.com
ilustrasi bulu tangkis 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga Calon Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jatim siap maju dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Jatim.

Ketiganya yakni Bayu Wira Ketua Umum Pengkot PBSI Surabaya, Mohammad Thoriq Ketua Pengkab PBSI Sidoarjo dan Rektor Unitomo Bachrul Amiq.

Rencananya, ketiganya akan bersaing ditambah dengan satu kandidat lain yakni Oei Widjanarko Adi Mulya Ketua Umum PBSI Jatim yang masih aktif menjabat, pada pemilihan Ketua Umum masa bakti 2018-2022 April mendatang.

Mohammad Thoriq mengatakan, dirinya mencalonkan menjadi Ketua Umum lantaran prihatin dengan menurunya prestasi yang dialami bulutangkis Jatim selama empat tahun terakhir.

Bahkan dia melihat, atlet-atlet Jatim saat ini lebih tertarik keluar daerah dan ikut klub lain.

Padahal di Jatim banyak klub yang berpotensi mencetak atlet-atlet berbakat.

"Faktornya organisasi tidak jalan dan pembinaan yang tidak jalan. Yang mengherankan, atlet-atlet ini justru setelah berlatih di luar mereka bagus. Mungkin pembinaan di klub luar Jatim jauh lebih bagus. Dan ini jadi alasan kenapa atlet Jatim lebih senang berlatih di luar daripada di Jatim. Nah ini yang ingin saya cari," kata M Thoriq, Minggu (4/3/2018).

Sementara itu, Bachrul Amiq Rektor Unitomo ini mengaku siap apabila ditunjuk untuk melaju menjadi calon ketua umum.

Meski dirinya sehari-hari berkecimpung di dunia pendidikan, namun kecintaanya pada bulutangkis tak pernah pudar.

Untuk itu Amiq mengaku siap membawa bulutangkis Jatim ke arah yang lebih baik dan terdidik.

"Apabila diberi mandat atau tanggung jawab, saya katakan saya siap. Saya juga rindu melihat prestasi bulutangkis Jatim yang dulu, karena saya juga orang bulutangkis. Tentu saya ingin melihat dan membawa bulutangkis Jatim berprestasi," ujar Amiq.

Sementara itu, mantan Sekjen PBSI Jatim Yacob Rusdianto mengaku senang ada calon-calon ketua umum yang berani tampil dan ingin membawa prestasi Jatim ke arah yang lebih baik.

Diakui Yacob, dalam kurun waktu empat tahun ini (2014-2018) prestasi bulutangkis Jatim terbilang memprihatinkan, karena pengprov dinilai tak mau memperhatikan klub-klub di Jatim dan justru sibuk dengan klub daerah lain.

"Kami tidak ingin cari siapa yang salah. Tapi melihat kondisi yang ada ini jujur kami prihatin, tidak ada prestasi yang membanggakan selama empat tahun ini. Semoga tiga tokoh ini bisa berkolaborasi dan membentuk satu kekuatan yang bisa mengubah prestasi Jatim ke depan," tutur Yacob.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help