Berita Sumenep

Pertama Kali di Indonesia, Pemkab Sumenep Asuransikan para Petani

“Alhamdulillah kartu tani sudah tersebar secara penuh, kartu tersebut bisa digunakan oleh petani untuk mengajukan dana KUR,” terang Busyro.

Pertama Kali di Indonesia, Pemkab Sumenep Asuransikan para Petani
surya/khairul amin
Bupati Sumenep, A. Busyro Karim sambutan di panen raya jagung hibrida di Desa Sentol Daya, Sumenep. 

SURYA.co.id | SUMENEP – “Selain kartu tani, petani di Kabupaten Sumenep juga sudah di asuransikan, Insya Allah ini satu-satunya di Indonesia,” terang A. Busyro Karim dalam sambutannya di panen raya jagung hibrida di Desa Sentol Daya, Sumenep, Rabu (28/2/2018).

 Busyro  juga menambahkan, hingga saat ini kartu tani sudah tersebar 100% pada seluruh petani di Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulillah kartu tani sudah tersebar secara penuh, kartu tersebut bisa digunakan oleh petani untuk mengajukan dana KUR,” terang Busyro.

Menurut Busyro, petani Sumenep sudah mulai mengalami perubahan konsentrasi antara jagung lokal dan hibrida.

 Tahun 2017, petani 70% menanam jagung lokal, 30% jagung hibrida.

 “Di tahun ini sudah terbalik, 70% petani menanam jagung hibrida, sisanya jagung lokal,” terangnya.

 Perubuhan ini terjadi setelah pemerintah melakukan sosialisasi, sehingga cara pandang masyarakat mulai berubah.

 “Kita ingin merubah istilah atau semboyan ‘Atanih itu atanak’ (bertani itu untuk masak) menjadi ‘petani berbisnis’,” tegas Busyro.

 Sehingga, tambah Busyro, bukan hanya pedagang yang bisa berbisnis, tapi petani juga bisa berbisnis dengan hasil taninya.

 Sasaran pengembangan jagung hibrida di Kabupaten Sumenep dilaksanakan melalui beberapa program.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help