Citizen Reporter

Ada Kesempatan Mengajar di Jepang

Menjadi guru di Jepang, Hongkong, Malaysia, dan negara Asia lain bisa dilakukan. Buktinya, mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya mantap mengajar di sana.

Ada Kesempatan Mengajar di Jepang
pixabay.com

Program mata kuliah Keterampilan Abad XXI mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya, Kamis (1/2/2018) membuahkan hasil manis. Mahasiswa harus berjuang sebagai guru di luar negeri.

Materi dalam mata kuliah itu diharapkan dapat melatih daya juang mahasiswa agar terampil dalam aspek keguruan dan keterampilan abad ke-21. Tujuannya agar mahasiswa tidak hanya mendapat teori dalam perkuliahan, tetapi juga mendapat kapabilitas dalam berjuang sebagai guru.

Tak tanggung-tanggung, 22 mahasiswa angkatan pertama itu mendapat tugas dari Mohammad Zahri selaku dosen pengampu mata kuliah untuk mengajar atau membimbing sebagai guru di luar negeri. Itu juga untuk mengukur kualifikasi mahasiswa untuk unggul dalam berkomunikasi.

Hal itu membuahkan peningkatan positif pada keterampilan mahasiswa, di antaranya keterampilan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, komunikasi, kreativitas, dan inovasi.

Tugas mengajar di luar negeri dilaksanakan dengan waktu yang disediakan selama dua bulan. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok mengajar, yaitu Jepang, Hongkong, Filipina, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Sejak awal perkuliahan dimulai, semua mahasiswa terlihat antusias untuk segera menyelesaikan amanah yang telah diberikan.

Setiap mahasiswa dibiarkan untuk menyelesaikan masing-masing permasalahan. Itu dimulai dari usaha hingga biaya sendiri. Akan tetapi, semangat dan motivasi yang diberikan dosen pengampu selalu menjadi solusi bagi permasalahan mahasiswa.

“Program ini sukses dan sangat berfaedah untuk dilaksanakan. Itu akan membuka wawasan mahasiswa akan dunia luar.” kata Ahmad Zainul Muhtaran, mahasiswa yang mengajar di YUAI International Islamic School di Jepang.

Bukankah ini menjadi sebuah pengalaman berharga untuk mendidik siswa di masa depan? Kapan lagi menantang diri sendiri untuk menjadi guru di luar negeri?

Aditya Juliant
Mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help