Pilkada Jatim

Khofifah Kagum Ada UKM Camilan di Pelosok Bojonegoro yang Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke UKM camilan makaroni di pelosok desa di Bojonegoro yang beromzet ratusan juta Rupiah.

Khofifah Kagum Ada UKM Camilan di Pelosok Bojonegoro yang Beromzet Ratusan Juta Rupiah
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahroh
Cagub Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bercengkrama dengan pekerja udaha kecil penghasil produk camilan makaroni di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/2/2018). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi UKM camilan Si Iteng Makaroni UD Makmur Jaya saat kampanye di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/2/2018).

Saat Khofifah datang, para pekerja yang mayoritas ibu rumah tangga di kampung itu begitu antusias menyambut.

"Usaha kami melibatkan sebanyak 34 pekerja. Omset perbulannya sudah sampai Rp 120 juta. Produk makaroni ini dikirim ke banyak daerah di Jawa Timur, Lamongan, Jombang, dan banyak wilayah lain," kata Matkarin, koordinator usaha UD Makmur Jaya.

Dikatakan Matkarin, usaha warga kampung ini dirintis warga sejak tahun 2000. Mulanya warga menjualnya dengan cara menitipkan ke warung-warung dalam kemasan kardusan.

Namun semakin berkembangnya peminat makaroni dan aneka cemilan produksi kampung Sumuragung ini, kapasitas produksinya menjadi meningkat sampai dikirim ke banyak daerah.

"Kami inginnya bisa sampai ekspor. Saat ini baru ada sebanyak dua rasa. Yaitu original dan yang rasa pedas," ucap Matkarin.

Dengan omset sebesar Rp 120 juta per bulan, keuntungan bersih yang didapat para pelaku usaha kecil ini mencapai Rp 10 juta hingga 20 juta.

"Sejauh ini masih ada baru keinginan. Kami berharap dengan bantuan Bu Khofifah menjadi gubernur harapan para usaha kecil bisa terwujud dan diberi kemudahan," katanya.

Hal tersebut langsung ditanggapi oleh Khofifah. Di depan para pelaku UKM tersebut, dikatakan Khofifah potensi usaha ini merupakan hal yang luar biasa. Meski di pelosok, warga setempat memiliki keunggulan untuk memberdayakan masyarakat untuk peningkatan ekonomi.

"Kalau usaha ini marketnya bisa lebih luas, maka penduduk akan lebih banyak terdampak. Namun juga harus didukung dengan varian dan inovasi jenis produknya," ucap Khofifah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help