H-3 Jelang Batas Pendaftaran Kartu Prabayar, Kartu Bisa Diblokir Bila Belum Terdaftar!

Kemenkominfo telah gencar menginformasikan mengenai pendaftaran kartu prabayar sejak Oktober 2017 lalu.

H-3 Jelang Batas Pendaftaran Kartu Prabayar, Kartu Bisa Diblokir Bila Belum Terdaftar!
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | Surabaya - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah gencar menginformasikan kepada masyarakat mengenai pendaftaran kartu prabayar sejak Oktober 2017 lalu.

Minggu ini merupakan deadline terakhir bagi pemegang kartu prabayar untuk mendaftarkan nomornya.

Hingga 21 Februari lalu, melalui instagram @kemenkominfo, sebanyak 250 juta lebih pelanggan telah mendaftarkan kartunya.

Registrasi dengan nomor NIK dan KK dilakukan setelah aktivasi awal dimana operator seluler meminta sejumlah data (nama, alamat, ID outlet, dsb) untuk mengaktifkan kartu.

Begitu kartu aktif dan bisa digunakan di ponsel, buka aplikasi SMS dan tulis pesan ke nomor 4444 dengan format berikut:

1. Registrasi kartu SIM prabayar perdana Telkomsel (Simpati, Kartu AS):
REG16 digit NIK#16 digit nomor KK#

2. Registrasi kartu SIM prabayar perdana XL Axiata (XL, Axis):
DAFTAR#16 digit NIK#16 digit nomor KK

3. Registrasi kartu SIM prabayar perdana Indosat (IM3, Mentari), Tri, dan Smartfren:
16 digit NIK#16 digit nomor KK#

Sedangkan untuk pelanggan lama (kartu SIM aktif) SMS registrasi ulang juga dikirimkan ke nomor 4444 dengan format sebagai berikut.

1. Registrasi kartu SIM prabayar perdana Telkomsel (Simpati, Kartu AS):
REG16 digit NIK#16 digit nomor KK#

2. Registrasi kartu SIM prabayar perdana XL Axiata (XL, Axis) :
DAFTAR#16 digit NIK#16 digit nomor KK

3. Registrasi kartu SIM prabayar perdana Indosat (IM3, Mentari), Tri, dan Smartfren:
16 digit NIK#16 digit nomor KK#

Setelah mengirimkan SMS registrasi ke 4444, akan ada SMS balasan dari nomor tersebut untuk memberitahukan apabila registrasi sukses atau tidak (misalnya karena nomor NIK atau KK salah).

Jika pelanggan tak juga mendaftarkan kartu SIM prabayarnya hingga tenggat yang ditetapkan, ada sanksi bertahap yang bakal diberikan.

Mula-mula, fungsi kartu SIM dipangkas satu per satu, lantas pada poin tertentu bisa diblokir total.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help