Pilgub Jatim 2018

Kekerasan Seksual pada Anak di Jatim Tergolong Tinggi, Khofifah Siapkan Solusi seperti Ini

Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur memang menjadi provinsi tertinggi untuk angka kekerasan seksual di usia sekolah SMP dan SMA.

Kekerasan Seksual pada Anak di Jatim Tergolong Tinggi, Khofifah Siapkan Solusi seperti Ini
Ist
Khofifah (tengan) bersama Rhoma Irama 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kekerasan seksual yang menimpa anak di Jawa Timur sebulan belakangan ini turut menarik perhatian calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa.

Pasalnya dalam sebulan saja ada sebanyak 165 anak mengalami kekerasan seksual.

Dalam wawancara, Jumat (23/2/2018), Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur memang menjadi provinsi tertinggi untuk angka kekerasan seksual di usia sekolah SMP dan SMA.

Baik yang menjadi pelaku maupun yang menjadi korban kekerasan seksual. Sedangkan untuk usia SD yang paling tinggi adalah provinsi Jawa Barat.

"Saya sudah sampaikan data ini, masalah ini menjadi basis kami untuk menyusun program yang lebih memberikan solusi," kata Khofifah.

Menurutnya yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah menyiapkan tim yang bisa melakukan intervensi aktif untuk menangani pelaku maupun korban kekerasan seksual pada anak.

"Pengalaman saat saya di Kementerian Sosial, kami banyak menyiapkan psycho-socio therapy untuk anak-anak seperti ini. Kalau hanya punishment saja itu tidak akan selesai," kata Khofifah.

Menurutnya, ke depan pihaknya akan menyiapkan detail program termasuk data berapa yang dibutuhkan untuk melakukan psychotherapy.

Yang nantinya juga akan disinergikan dengan perguruan tinggi dari fakultas psikologi yang ke depan akan menjadi tenaga ahli dalam melakukan terapi tersebut.

"Saat ini saja kita bisa menemukan banyak titik, dimana panti itu banyak menampung unwanted pregnancy dan unwanted children, yang biasanya adalah korban inses," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help