Berita Surabaya

VIDEO - Pengakuan Guru di Surabaya yang Cabuli Puluhan Pelajar Laki-laki

Guru di Surabaya mencabuli puluhan muridnya, lelaki dan perempuan. Ini pengakuannya saat ditanya oleh Kapolda Jatim.

SURYA.co.id | SURABAYA - Guru berinisial MSH di sebuah sekolah swasta di Kawasan Jl Benteng, Kecamatan Smemampir, Surabaya, menjalani proses hukum usai memncabuli puluhan muridnya. 

Tak tanggung-tanggung anak didiknya yang dicabuli wali kelas IV ini ada 65 anak, dan semuanya laki-laki.

Perilaku aneh itu dilakukan tersangka asal Simo Sidomulyo, Kelurahan Petemon ini berlangsung selama 4 tahun, mulai tahun 2013 hingga 2017.

Menurut ayah 2 anak ini, tindakan menyimpang itu dilakukan di beberapa tempat. Terkadang dilakukan di dalam kelas, tempatnya mengajar. Di luar kelas juga kerap dilakukan, seperti saat istirahat. Kolam renang saat anak didiknya belajar berenang.

"Saya juga pernah memperlakukan saat anak-anak dalam perjalanan dari Mojokerto - Surabaya," ujar tersangka MSH.

Untuk 'menjahili' anak didiknya, tersangka meremas kemaluan, mengusap pantat, menggesekkan kemaluan tersangka ke pantat anak didiknya. Tersangka juga menyuruh anak didiknya memegang alat kelaminnya. Yang lebih tragis, MSH menunjukkan alat kelaminnya pada anak dan disaksikan anak didiknya yang lain.

Apakah Anda pernah menyodomi siswa? "Tidak. Hanya memegang dan meremas saja," jawab tersangka MSH.

Ketika rilis berlangsung yang dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, tersangka mengaku tertarik dengan anak laki-laki. Hal itu dilakukan saat nafsu tersangka tak terbendung dan perbuatan cabul yang dilakukan diakui sebagai puncaknya.

"Kalau sudah begitu, keinginan saya terpenuhi," begitu pengakuannya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, menjelaskan terbongkarnya perbuatan cabul guru MSH, berawal dari grup WA yang dikirim pihak sekolah pada 17 Februari. Intinya agar wali murid kelas IV A dan V A berkumpul di aula sekolah pada Senin (19/2) untuk memberitahu perbuatan yang dilakukan MSH. Pascapemberitahuan itu, para wali murid lapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help