Polres Madiun Razia Orang Gila, Dicari Tidak Ketemu, Dibiarkan malah Datang dan bikin Resah

"Saat ini tidak ada orang gila yang ditemukan. Kota Madiun steril orang gila," kata Kanit Pam Obvit Polres Madiun Kota, Iptu Timbul.

SURYA.co.id | MADIUN - Polres Madiun Kota menggelar razia orang gila bersama Kodim 0803 Madiun, Satpol PP, Dinas Sosial Kota Madiun, (22/2/2018) siang. Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya isu orang gila yang belakangan marak terjadi.

Namun, selama hampir dua jam berkeliling di Kota Madiun tak satu pun orang gila yang ditangkap. Petugaa gabungan hanya menemukan gelandangan dan pengemis.

Sebanyak lima orang gelandangan dan pengemis ditangkap di sejumlah titik di Kota Madiun.

"Saat ini tidak ada orang gila yang ditemukan. Kota Madiun steril orang gila," kata Kanit Pam Obvit Polres Madiun Kota, Iptu Timbul, kepada wartawan.

Dia mengatakan razia gabungan kali ini untuk menyisir gelandangan, pengemis, preman, hingga orang gila yang ada di wilayah Kota Madiun. Lima gepeng yang ditangkap terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan.

Sementara itu, Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Mahmudi, menuturkan selanjutnya kelima gepeng yang ditangkap dibawa ke shelter milik Pemkot Madiun untuk didata dan dibina.

Dikatakannya, dari lima gepeng yang ditangkap, satu orang di antaranya diduga mengalami gangguan jiwa. Rencananya gepeng yang diduga mengalami gangguan jiwa ini akan dirujuk ke rumah sakit jiwa.

Sedangkan gepeng yang diketahui alamatnya, akan dikembalikan ke keluarganya masing-masing.

"Gepeng yang ditangkap ada yang ber-KTP, ada yang tidak. Ada yang dari luar kota dan ada yang dari Madiun," kata Mahmudi.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved