Berita Pendidikan Surabaya

Sekolah Mendata Kuota Siswa yang Bisa Daftar SNMPTN

Sekolah-sekolah di Surabaya mulai mendata nama-nama siswa yang bisa mendaftar SNMPTN.

Sekolah Mendata Kuota Siswa yang Bisa Daftar SNMPTN
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Sejumlah perwakilan siswa kelas XII SMAN 6 Surabaya berkonsultasi dengan guru BK untuk melakukan pemetaan minat siswa dan memberikan masukan untuk pemilihan jurusan dan kampus yang di tuju, Selasa (30/1). Tahap awal proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) adalah pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tahapan ini sudah dibuka sejak 13 Januari 2018 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hasil seleksi nilai rapor siswa yang dilakukan panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) bisa diakses tiap siswa sejak Rabu (21/2/2018) pagi.

Hasil seleksi ini hanya bisa diakses tiap siswa secara individu. Sehingga pihak sekolah tidak mengetahui jumlah pasti siswa yang bisa mendaftar SNMPTN.

Suwandi, wakil Kepala SMAN 17 Surabaya urusan kurikulum menjelaskan pihak sekolahnya mulai mendata siswa yang bisa mendaftar. Sejak pagi siswa yang bisa mendaftar SNMPTN sudah mulai melaporkan hal ini pada teknisi sekolah.

Teknisi ini kemudian akan mendata dan menyetorkannya pada Bimbingan Konseling untuk dilakukan pemetaan jurusan yang dipilih.

"Kami belum selesai, karena banyak juga yang belum bisa lihat hasilnya sampai nangis-nangis,"lanjutnya.

Siswa kemudian akan diarahkan BK untuk menentukan strategi agar memiliki peluang besar lolos SNMPTN.

"50 persen dari 312, jadi 160 anak yang kemungkinan bisa daftar. Nanti akan kami petakan agar tidak bersaing dengan teman sendiri,"ujarnya.

Sementara itu, guru BK SMAN 14 Surabaya Siti Suhandari menuturkan, sesuai ketentuan, sekolahnya memiliki kesempatan 50 persen dari total 344 siswa kelas XII untuk mendaftar SNMPTN. Itu karena sekolahnya telah terakreditasi A dan berhak mendapatkan kuota tersebut.

“Kalau ada yang tidak lolos, kamivarahkan mereka mengikuti SBMPTN. Kesempatannya masih ada,” tutur Suhandari.

Pihaknya juga masih mendata jumlah siswa yang bisa mendaftar SNMPTN. Sebab, sebagian siswa di sekolahnya belum melihat pengumuman karena berbagai alasan. “Ada yang sengaja tidak mau lihat pengumuman dulu ada yang memang karena susah diakses,” tutur dia.

Suhandari menjelaskan, dalam SNMPTN ini sekolah sejak awal telah melakukan pemetaan. Itu strategi agar siswanya yang diterima melalui jalur prestasi ini maksimal. Caranya dengan menyebar siswa di berbagai PTN dan prodi yang berbeda. Jangan sampai, siswa dalam satu sekolah bergerombol memilih prodi dan PTN yang sama.

“Kalau pilihan prodinya sama, kami sarankan untuk memilih kampus lain. Hanya saja tidak semua orangtua setuju jika anaknya berkuliah di luar kota,” pungkas dia.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help