Melas, Ingin Punya Motor Tapi Bokek, Pemuda Kediri Nekat Lakukan Ini

"Ingin punya motor tapi nggak kesampaian. Mau kredit motor, mahal. Saya tidak sanggup bayar," kata Agung.

Melas, Ingin Punya Motor Tapi Bokek, Pemuda Kediri Nekat Lakukan Ini
surya/mohammad romadoni
Tim Buser Polsek Plosoklaten menangkap tersangka pencurian motor. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Keinginan memiliki motor begitu membuncah pada diri Agung Dido Utomo (19). Namun, warga Desa Plosolor, Kabupaten Kediri, ini tak punya uang untuk membelinya.

Akhirnya, Agung memilih jalan pintas untuk mencuri motor. Pilihan ini yang membuatnya mendekam di Polsek Plosoklaten, Rabu (21/2/2018).

"Ingin punya motor tapi nggak kesampaian. Mau kredit motor, mahal. Saya tidak sanggup bayar," kata Agung saat kasusnya dirilis Polsek Plosoklaten.

Pemuda bertato ini mencuri motor Vario Warna Merah AG 5768 EU milik Aziz Bahrul Ulum (22) warga Dusun Lorejo, Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Kunci motor korban masih menancap di kontak sehingga Agung mudah mencurinya. Motor itu lalu dibawa pulang ke rumahnya.

Untuk menghilangkan jejak tersangka mempreteli spion dan plat nomor motor curian. Setelah itu, dia mengganti plat nomor motor aslinya Nopol AG 5768 EU yang diganti menjadi L 5278 HS.

"Motornya tidak saya jual, tapi saya pakai sendiri," sambungnya lirih.

Agung kemudian pamer 'motor' itu keliling desa. Bahkan, dia sempat memakai motor curian itu untuk memancing di empang kawasan tempat tinggal korban.

Tanpa disadarinya, ternyata teman korban bernama Ari (22) sempat melihat tersangka
mengendarai motor yang identik dengan motor korban yang hilang itu. Ari kemudian memanggil temannya dan menghubungi polisi Plosoklaten.

Kapolsek Plosoklaten, AKP Suharsono, menambahkan berbekal informasi dan ciri-ciri motor curian dari korban, anggotanya melakukan pencarian terhadap tersangka.

Pihaknya berhasil menemukan tersangka beserta motor curian itu. Ketika dicocokan, nomor mesin dan nomor rangka sesuai Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dari korban.

"Ternyata plat nomor itu palsu sudah diganti tersangka. Masih kami periksa intensif, namun untuk sementara tersangka kami jerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat)," tandas Suharsono.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help