Persona

Angelina Lindayany : 'Jangan Sembarangan Pilih Panti Jompo'

Menempatkan orang tua ke panti jompo memang bukan pilihan yang mudah.Tapi kalau terpaksa, pilihlah yang benar-benar layak.

Angelina Lindayany : 'Jangan Sembarangan Pilih Panti Jompo'
ist
Angelina Lindayany 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menempatkan orang tua ke panti jompo memang bukan pilihan yang mudah. Namun, jika hal itu dilakukan maka pihak keluarga harus memilih panti yang layak sehingga orang tua bisa menikmati tempat barunya itu.

Salah satu yang perlu diperhatikan menurut Angelina Lindayany adalah kondisi infrastruktur di panti jompo tersebut.

“Beberapa panti sudah layak menampung para lansia (lanjut usia). Namun beberapa diantaranya masih kurang dari standar kelayakan. Terutama dari segi infrastruktur, mulai dari luasan daya tampung panti, kebersihan bangunan dan makanan bergizi,” kata perempuan yang akrab disapa Angel ini.

Selain itu, juga kecukupan udara sehat dan cahaya matahari, sekaligus layanan kesehatan yang harus mendapat banyak perhatian. Menurut Angel, hal lain yang tidak kalah penting adalah ketersediaan area untuk aktivitas di luar ruangan.  

“Panti yang luas tentu memudahkan ruang gerak para manula (manusia usia lanjut),” ucap Angel yang kelahiran Jakarta, 16 April 1981.

Angel yang aktif bikin home made bakery menambahkan,”Jika setiap panti memiliki ruang gerak atau ruang hijau yang cukup bagi lansia, maka hal itu akan lebih membantu menjaga kualitas hidup lansia.”

Bungsu dari tiga bersaudara ini juga menyoroti pentingnya ketersediaan petugas dalam jumlah yang memadai di sebuah panti jompo. “Ini yang sering diabaikan. Padahal bila rasio antara petugas panti dan lansia proposional maka para lansia bisa ditangani jauh lebih baik,” tegasnya.

Mengenai fasilitas ruang terbuka seperti taman-taman kota atau ruang hijau yang dibangun Pemkota Surabaya, Angel mengaku sudah memadai dan cukup membantu para manula yang berniat melakukan kegiatan di kawasan tersebut. “Tapi, jumlahnya kan masih sedikit, dan lokasinya pun sebagian besar ada di pusat kota,” tandasnya.

“Pemkot Surabaya sudah menjamin keamanan dan kenyamanan tempat bagi para lansia tersebut, namun dengan keterlibatan masyarakata untuk berperan aktif dalam menjaga ruang tersebut, amat diperlukan. Aparat yang disediakan oleh pemerintah cukup memberikan keamanan dan kenyamanan, alangkah lebih baik masyarakat kota juga pro aktif dalam menjaganya,” begitu pesan Angel.

Selain taman, ketersediaan pihak-pihak yang cukup kompeten dalam menangani mental atau psikis para lansia juga diperlukan. Keberadaan ustadz, pendeta, LSM, dan relawan yang bisa berperan sebagai keluarga dekat bagi lansia sangat bisa menunjang kehidupan mereka. 

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved