Pilgub Jatim 2018

Di Sentra Intako, Gus Ipul Bicara Integrasi Kawasan UMKM dengan Pariwisata

Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf blusukan di Industri Tas dan Koper (Intako) yang ada di Sidoarjo, Selasa (20/2/2018) siang.

Di Sentra Intako, Gus Ipul Bicara Integrasi Kawasan UMKM dengan Pariwisata
surya/bobby constantine koloway
Gus Ipul blusukan di sentra intako Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf blusukan di Industri Tas dan Koper (Intako) yang ada di Sidoarjo, Selasa (20/2/2018) siang.

Di lokasi yang berada di ‎Dusun Kaweden, Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, pria yang akrab disapa Gus Ipul ini meninjau berbagai produk setempat.

Pasangan Cawagub Puti Guntur Soekarno itu langsung meninjau aneka produksi tas lalu menuju produk sandal, dompet dan sepatu.‎

Berada di stand tas berbahan kulit, ‎mantan Menteri PDT itu di dampingi Ketua Intako berdialog dengan pengurus Intako.

"Barangnya bagus-bagus, harganya terjangkau. Ini produk hasil UMKM dengan kualitas tinggi," ungkap mantan Ketum GP Ansor dua periode itu.

Ia didampingi Politisi PKB Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, Ketua Intako Ainurrofiq dan para pengerajin yang tergabung di Intako diantaranya, H Choir dan H Sodikun. ‎

Gaya Gus Ipul yang selalu menyapa masyarakat membuat sejumlah pengunjung galeri Intako termasuk karyawan mengajak dialog bahkan untuk foto bersama.

Meski blusukan hanya dilakukan sekitar 40 menit, sejumlah pengerajin tas mengaku senang. "Ya begini seorang pemimping, harus turun dan melihat kondisi di bawah. Gus Ipul sudah terlihat kalau jadi Gubernur," kata H Sodikun, salah satu pengerajin yang mendampingi Gus Ipul.‎

Selain itu, Gus Ipul melanjutkan blusukan ke para pengerajin yang berada di wilayah RT 12, RW 05 Dusun Kaweden, Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, untuk melihat langsung produk UMKM tersebut.‎

Gus Ipul melihat ekonomi kerakyatan seperti di Tanggulangin bisa diduplikasi di daerah lain.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help