Berita Tulungagung

Simpati Sesama Pelawak untuk 2 Pelawak Blitar yang Ditahan di Hongkong

Dua pelawak dari Blitar, Cak Yudho dan Cak Percil ditahan di Hongkong karena masalah visa. Begini simpati dari sesama pelawak.

Simpati Sesama Pelawak untuk 2 Pelawak Blitar yang Ditahan di Hongkong
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Duo pelawak, Jo Klithik dan Jo Kluthuk melayani foto penggemar. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Panggung lawak di Tulungagung, khususnya saat babak limbukan wayang kulit, selalu didominasi dua kelompok lawak.

Mereka adalah Cak Yudho Bakiak yang perpasangan dengan Cak Percil, serta Jo Klithik yang perpasangan dengan Jo Kluthuk.

Namun Yudo dan Percil, nama panggung Yudo Prasetyo dan Deni Afriandi kini tengah ditahan di Hongkong karena penyalahgunaan visa kunjungan.

Jo Klithik dan Jo Kluthuk mengaku sangat prihatin karena dua sahabatnya itu masih ditahan di negeri orang.

“Semoga mereka cepat kembali ke keluarganya dan kembali bekerja seperti semula,” ujar Soni, nama asli Jo Kluthuk, saat mengisi acara di Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Minggu (18/2/2018).

Menuturnya, kasus ini kesalahan dari panitia dan juga kesalahan dari seniman.

Kedua pihak seharusnya sama-sama memastikan dokumen yang dibutuhkan, sebelum menggelar acara di negeri orang.

Kedua pelawak ini juga pernah diundang ke Hongkong pada tahun 2017.

Saat itu panitia dan KJRI membantu menyiapkan dokumen, sesuai yang dibutuhkan pemerintah Hongkong.

“Sebenarnya kan kita bisa sama-sama belajar dari kasus Ustaz Somad yang ditolak saat akan pengajian di Hongkong. Seharunya belajar dari pengalaman itu demi kenyamanan diri sendiri,” ucap Dwi, nama asli Jo Klithik.

Sebelumnya pasangan pelawak Cak Yudho dan Cak Percil memenuhi undangan TKW di Hongkong, untuk pentas di sana.

Namun saat tengah pentas, lokasi acara digerebek imigrasi setempat.

Cak Yudho dan Cak Percil ditangkap karena dinilai melanggar visa kunjungan untuk bekerja.

Keduanya masih ditahan dan terancam penjara selama dua tahun. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved