Berita Pendidikan Surabaya

3 Siswa SMAN 21 Surabaya Membuat Aplikasi Pembelajaran Tiga Dimensi, begini Cara Pengoperasiannya

Lutvi menjelaskan, aplikasi yang mereka buat dinamakan Solar Sistem Aplikasi yang bisa diunduh aplikasi store android.

SURYA.co.id | SURABAYA – Mempelajari antariksa menjadi sangat menarik jika bisa melihat bentuk nyata tiap planet yang ada. Untuk itu, tim Varokah dari SMAN 21 Surabaya terdiri dari Lutvi Abdullah (17) , Satrio Suryo Utomo (17), dan Rizky Eka Saputra (17) mendesain aplikasi pendidikan tiga dimensi (3D) berbasis realitas bertambah (augmented reality/AR).

Lutvi menjelaskan, aplikasi yang mereka buat dinamakan Solar Sistem Aplikasi yang bisa diunduh aplikasi store android.

Mereka juga mendesain buku berisi gambar planet dan berbagai keterangannya dalam buku cetak.

Untuk memulai pembelajaran tiga dimensi ini, setelah menginstal aplikasi maka kamera telepon diarahkan ke objek planet yang ada di buku.

“Planet yang awalnya ada di kertas akan muncul tiga dimensi saat kamera diarahkan ke planet. Planetnya akan berputar dan akan ada suara yang menjelaskan identifikasi planet dalam bahasa inggris,” ungkap siswa kelas XII IPA tersebut ketika ditemui SURYA.co.id , Kamis (15/2/2018).

Bahkan mereka melengkapi buku mereka dengan bendera merah putih sebagai penanda negara asal. Dan ketika bendera terbaca oleh aplikasi akan terdengan audio nyanyian lagu Indonesia Raya.

Aplikasi buatan siswa ini merupakan hasil Pendidikan Terbuka Jarak Jauh (PTJJ) yang diadakan SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) bersama Kemendikbud.

SEAMOLEC adalah salah satu dari 24 pusat pembelajaran berada di bawah naungan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO).

Usai mengikuti pelatihan, mereka kemudian mengajukan proposal aplikasi mereka untuk dilombakan. Dalam mengikuti perlombaan di ajang game development tingkat Asia Tenggara, ketiga pelajar tersebut hanya mengikutinya secara online.

“Mulai dari pelatihan hingga pembuatan projeknya dilakukan secara daring atau online. Pelatihannya sekitar dua bulan, seminggu dua kali,” ujarnya mewakili tim yang terpilih sebagai salah satu dari 8 karya aplikasi pembelajaran terbaik di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help