Pengakuan Astri Tampi, Kepala Sekolah SMP 4 Lolak yang Jadi Korban Penganiayaan Orangtua Murid

Astri Tampi (57), Kepala Sekolah SMP 4 Lolak yang menjadi korban penganiayaan pada Selasa (13/2/2018) akhirnya angkat bicara.

Pengakuan Astri Tampi, Kepala Sekolah SMP 4 Lolak yang Jadi Korban Penganiayaan Orangtua Murid
Facebook

Dihadapan petugas, Ibu kepala sekolah ini mengaku jika dirinya merasa sangat keberatan dengan apa yang telah dilakukan Mart kepadanya.

Kapolsek Lolak AKP Suharno, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sudah berhasil diamankan.

"Pelaku sudah ditangkap. Ia dijerat dengan pasal 356 tentang kekerasan terhadap pegawai yang tengah melakukan tugas.

Untuk korban sendiri mengalami luka pada tangan kanan, luka pada bagian hidung dan bengkak pada bagian kepala," jelasnya.

Viral di Media Sosial

Sekadar diketahui, kejadian tersebut pertama kali diketahui dari unggahan Alfred Bustian Kaemba pada Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 20.00 WIB waktu setempat.

Dalam tayangan itu, tampak meja di ruangan kepala sekolah SMP 4 Lolak yang terbalik dengna pecahan kaca dan barang-barang yang berserakan di sekitarnya.

Tampak juga tangan Astri yang berdarah dan bengkak, diduga terkena pecahan kaca dan hantaman meja.

Hingga Rabu (14/2/2018) pukul 00.03 WIB tayangan tersebut telah dibagikan sebanyak 81.284 kali dan dtanggapi 25 ribu netizen.

(Tribun Manado/Tribunnews)

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help