Otomotif

Gairahkan Pasar Otomotif di Awal Tahun Lewat Datsun Cross

PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan seri Datsun Cross. Surabaya dijadikan kota kedua tempat peluncuran setelah Yogyakarta.

SURYA.co.id | SURABAYA - Awal tahun 2018 diisi PT Nissan Motor Indonesia dengan meluncurkan seri Datsun Cross. Seri ini baru diprelaunching di dua kota dan ditarget bisa mengairahkan pasar otomotif setelah kondisi pasar yang stagnan di tahun 2017 lalu.

"Seri ini sudah ditunggu sejak dua tahun yang lalu. Jadi kami optimis Datsun Cross mampu menarik konsumen otomotif," jelas Budi Darmawan, Head of Sales Nissan Datsun Indonesia, disela pengenalan Datsun Cross di atrium Tunjungan Plaza III, Rabu (14/2/2018).

Sebelumnya, seri ini sudah dikenalkan di Jogjakarta. Surabaya menjadi kota kedua dan selanjutnya akan dilaunching di kota lainnya seperti Bandung, Semarang, Denpasar, Medan dan puncaknya di Jakarta mendatang.

Kehadiran seri ini, membuat Datsun yang sebelumnya dikenal bermain di segmen Low Car Green Car (LCGC) dengan seri Datsun Go dan Datsun Go +, dengan seri Datsun Cross ini, membidik segmen mobil crossover utility vehicle (CUV). Seri yang disebut pesaing Suzuki Ignis ini, ditargetkan bisa menambah kontribusi penjualan Datsun yang mencapai 50 persen di tahun ini.

Saat ini kontribusi penjualan Datsun tahun ini tidak berbeda dengan tahun lalu. Namun untuk memperkuat pasar Datsun, pabrikan ini harus masuk ke segmen CUV yang harganya dipatok mulai Rp 171 jutaan.

"Tahun ini kami belum menarget berapa penjualan Datsun Cross, yang pasti kita perkenalkan dulu ke pasar dan melihat bagaimana respon pasar di Surabaya. Setelah di Yogjakarta cukup positif," jelas Budi.

Tahun lalu penjualan Datsun secara nasional mencapai 15.000 unit. Sebanyak 60 persen merupakan tipe Datsun Go+ dan 40 persen merupakan Datsun Go.

"Dari penjualan tahun lalu, Jatim merupakan kontributor terbesar ke 3 setelah Jakarta dan Jawa Barat. Kontribusi Jatim mencapai 16 persen," tambah Budi.

Sebelumnya Nissan sudah mengeluarkan segmen CUV di kelas menengah atas yakni Nissan Juke yang harganya mencapai Rp 300 jutaan. Sekarang pihaknya mencoba keluarkan di segmen menengah bawah tetapi Datsun Cross ini bukan LCGC dengan mesin 1.200 cc.

Head of Communication Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani menambahkan secara global pasar Indonesia merupakan pasar terpenting Nissan. Bahkan Indonesia merupakan Top 3 bagi Nissan bersama dengan Thailand dan Australia.

"Posisi Indonesia sangat strategis di mata Nissan secara global, dan kontribusinya Indonesia pun akan mencapai 50 persen," ungkap Hana.

Head of Datsun Indonesia, Masato Nakamura menambahkan, Datsun sangat optimistis dapat mencapai penjualan yang positif di Indonesia. "Apalagi di seri ini kami tampilkan model yang dinamis dan teknologi yang dibuat berbeda," kata Masato.

Datsun Cross digerakkan oleh mesin bensin ringan dan tanggap 1,2 liter dengan tenaga 68/78 HP, serta torsi 104 Nm sehingga mendapatkan keseimbangan yang sempurna antara kinerja yang bertenaga dan penghematan bahan bakar.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help