Wow, Batik Trenggalek bakal Pentas di London Fashion Week oleh Desainer asal Surabaya Ini

“Saya memang berusaha mengeksplorasi batik-batik Nusantara. Kali ini, saya akan bawa batik Trenggalek ke LFW,” kata Lia

Wow, Batik Trenggalek bakal Pentas di London Fashion Week oleh Desainer asal Surabaya Ini
Surya.co.id/Pramudito
Lia Afif mempersiapkan 15 rancangan busana muslim dengan motif batik Trenggalek untuk dibawa ke pentas London Fashion Week yang digelar di Freemason’ Hall, London pada 16-18 Februari 2018. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Desainer asal Surabaya, Lia Afif, membawa batik Trenggalek ke pentas internasional London Fashion Week (LFW). Lia akan menampilkan 15 desain baju batik Trenggalek itu pada 16-18 Februari mendatang.

Lia mengatakan mengangkat wastra Nusantara adalah semangatnya dalam berkarya. Upayanya mengeksplorasi karya pengrajin lokal ini menjadikan rancangan Lia selalu baru dengan nuansa etnik yang kental serta didominasi garis atau bentuk geometris yang tegas namun tetap elegan.

“Saya memang berusaha mengeksplorasi batik-batik Nusantara. Kali ini, saya akan bawa batik Trenggalek ke LFW,” kata Lia, Selasa (13/2/2018).

Lia mendapat giliran tampil di hari pertama, yaitu Jumat (16/2/2018) di sesi London Fashion Scout yang merupakan rangkaian dari pelaksanaan LFW. Untuk pentas busana kelas dunia itu dia mempersiapkan 15 rancangan busana muslim terbarunya. Dari jumlah tersebut sekitar 8-10 karya yang bakal melenggang di catwalk.

Agar terlihat lebih menarik, Lia mengombinasikan bahan-bahan batik Trenggalek itu dengan bahan lace dan brokat. Untuk warna yang digunakan, Lia menampilkan variasi warna tosca, turcois, pink, dan silver, serta warna-warna polos.

“Sebagai variasi ada kombinasi border motif anyaman,” sambungnya.

Busana muslim berbahan batik ini dikombinasi aksesoris berupa rangkaian mata kristal sehingga kesan etniknya bisa menyatu dengan nuansa modern. Selain itu, Lia juga menghadirkan hiasan kepala dari bahan kayu pohon mangga dan kulit buah manggis.

“Warnanya saya gunakan pewarnaan alam yang ternyata banyak disukai orang asing,” bebernya.  

Rancangan karya Lia Afif di pentas dunia ini memang bukan semata ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang sedang tinggal di mancanegara. Saat tampil di Saverah Woman Expo karyanya banyak direspons oleh orang-orang Eropa, khususnya penduduk London.

"Komunitas muslim sangat besar di sana,” ungkapnya.

Fenomena ini pula yang membuat Lia Afif makin antusias mengenalkan busana-busana khas muslimah. Kesempatan langka di LFW ini akan dimanfaatkan maksimal untuk menunjukkan bahwa bahan batik tulis Trenggalek juga layak diperagakan di pentas internasional.

“Saya ingin tunjukkan bahwa orang berhijab tetap bisa cantik dan elegan. Batik Trenggalek bisa mewujudkan itu,” ujarnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved