Berita Sumenep

Tabligh Akbar di Sumenep, Gubernur NTB Dr KH Zainul Majdi Bagi Resep Pemimpin Masa Depan

Senin (12/2/2018) Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang Dr. KH Zainul Majdi hadir di Pondok Pesantren Al-Amien, Prenduan, Sumenep.

Tabligh Akbar di Sumenep, Gubernur NTB Dr KH Zainul Majdi Bagi Resep Pemimpin Masa Depan
surya/khairul amin
Gubernur NTB Dr KH Zainul Majdi menjadi pembicara dalam tabligh akbar dan kuliah umum di Ponpes Al-Amien Preduan, Sumenep. 

SURYA.co.id | SUMENEP -  Senin (12/2/2018) Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang Dr. KH Zainul Majdi hadir di Pondok Pesantren Al-Amien, Prenduan, Sumenep.

Kehadirannya tersebut untuk mengisi tabligh akbar dan kuliah Umum dengan tema pemimpin umat masa depan ‘harapan dan tantangan’.

Pada agenda yang dihadiri oleh ribuan santriwan dan santriwati, juga masyarakat sekitar pondok pesantren tersebut, Zainul menyampaikan bahwa pemimpin masa depan paling tidak harus memiliki dua hal, pertama tahan uji.

“Pemimpin baik itu seperti emas, semakin ditempa dengan ujian semakin keluar jiwa kepemimpinannya,” terang laki-laki lulusan Al Azhar tersebut.

 Menurut Zainul, jadikan ujian sebagai penguat diri bukan peluntur semangat.

 "Semua ujian adalah skenario Allah untuk melihat kesungguhan kita pada jalan yang dekat kepada-Nya,” tutur Zainul.

Ciri kedua adalah, pimimpin masa depan perkataan dan perbuatannya seperti lebah.

Menyerap segala kebaikan yang ada di lingkungan, kemudian berkata atau berbuat hanya pada kebaikan.

 “Tidak pernah ada selapar-lapar lebah, dia mengkonsumsi hal buruk dari tempat sampah,” terang Zainul.

 Masih menurut Zainul, pemimpin yang arif di masa sekarang hingga musim depan adalah yang dekat dengan kabaikan.

Sementara, tantangan di zaman modern seperti saat ini adalah masifnya peredaran berita atau informasi kebohongan, sehingga harus pintar memilah dan memilih informasi.

“Bahkan dalam satu riwayat, menyebarkan kebohongan dosanya hampir sama dengan dosa melakukan zina,” terangnya.

Pada acara yang berakhir sekitar pukul 21.30 WIB ini, Zainul berharap agar para peserta tabligh akbar bisa lebih selektif dalam menyebarkan informasi.

 “Cek dulu kebenaran informasi, jika merasa benar dan tepat, baru disebar,” ungkap Zainul.

 Di akhir acara, Zianul foto bersama dengan Bupati dan Kapolres Sumenep.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help