Surya/

Berita Tuban

Pria yang Merusak Masjid Baitur Rohim Tuban Sempat Bermalam di Masjid

Pria yang merusak kaca masjid Baitur Rohim di Tuban, ternyata sempat bermalam di masjid tersebut. Begini kisahnya...

Pria yang Merusak Masjid Baitur Rohim Tuban Sempat Bermalam di Masjid
surya/M.Sudarsono
Kondisi kaca masjid Baiturrahman yang berserakan usai ditendang pelaku 

SURYA.co.id | TUBAN - Seseorang yang diduga mengalami gangguan jiwa telah merusak kaca Masjid Baitur Rohim di Kelurahan Kingking, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Selasa (13/2).

Meski ditengarai demikian, polisi terus mendalami motif apa latar belakangnya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, perusakan itu berawal saat M Zainudin (40), warga Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jateng datang ke Tuban.

Ia bersama sopir dan tiga anaknya, Senin (12/2) menjalankan shalat Ashar di masjid Baitur Rohim.

Setelah shalat, Zainudin meninggalkan masjid bersama keluarganya.

Ketika waktunya shalat Isya', Zainudin kembali ke masjid untuk menjalankan shalat.

"Mereka bermalam di sana. Sekitar pukul 01.00 WIB, seorang warga setempat menanyakan maksud dan tujuan kedatangan tersangka. Namun tersangka justru memukul seorang warga sehingga membuat emosi warga sekitar," terang Kombes Barung.

Baca: Orang Misterius Rusak Masjid Baitur Rohim Tuban, Diingatkan, Jawabannya Malah di Luar Dugaan

Baca: Perusak Kaca Masjid Baitur Rohim Tuban Ternyata Alami Hal ini, Nasib Selanjutnya Memilukan

Adanya keributan itu, warga sekitar datang dan meneriaki tersangka untuk menghentikan perbuatannya, tapi tak dihiraukan.

Tersangka kemudian merusak kaca masjid. Beberapa saat kemudian, Polres Tuban datang untuk mengamankan tersangka dan membawanya ke rumah sakit.

"Tersangka mengalami luka di tangan dan kaki akibat terkena pecahan kaca," jelasnya.

Lelaki dengan pangkat tiga melati di pundak, menjelaskan polisi belum bisa menyimpulkan motif yang dilakukan Zainudin. "Sekarang masih dalam penyelidikan untuk mengetahui motifnya," paparnya. 

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help