Mau Bebas, Napi di Lapas Jember Ini Pesan Pil Koplo, Tapi Terciduk

"Ternyata pelemparan itu upaya menyelundupkan pil koplo ke dalam lapas. Jumlahnya sekitar 2.000 butir pil koplo," kata Tutut.

Mau Bebas, Napi di Lapas Jember Ini Pesan Pil Koplo, Tapi Terciduk
Napi di Lapas Jember Tertangkap Transaksi Pil Koplo 

SURYA.co.id | JEMBER -Ribuan pil koplo masuk ke Lapas Kelas II A Jember pada Senin (12/2/2018) sore. Beruntung, pil tersebut bisa diamankan petugas, bahkan berhasil menangkap penghuni lapas yang menerima pil tersebut.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas II A Jembe, Tutut Jemi Setiawan, mengatakan sekitar pukul pukul 13.40 WIB kemarin, ia mendapatkan laporan penjaga lapas yang menginformasikan ada pelemparan.

"Ternyata pelemparan itu upaya menyelundupkan pil koplo ke dalam lapas. Jumlahnya sekitar 2.000 butir pil koplo," kata Tutut, Selasa (13/2/2018).

Menindaklanjuti laporan itu, Tutut bersama anak buahnya langsung melakukan pengecekan di dalam lapas. Barang yang dilempar ke dalam lapas itu, diduga jatuh di bawah jemuran depan blok 3 B dan 4 B. Setelah digeledah, di kamar 4 blok B, ditemukan sebuah bungkusan barang.

Begitu dibuka, bungkusan itu berisi pil koplo jenis Trihexiphenidyl warna putih.

"Setelah kami usut, pil koplo ini diambil oleh penghuni lapas atas nama Supriyanto (20). Penghuni lapas tersebut langsung kami amankan," sambungnya.

Tutut mengungkapkan masih memeriksa Supriyanto. Tutut belum berkomentar lebih lanjut terkait penambahan hukuman terhadap Supriyanto dari kasus pelemparan pil koplo ini.

Sementara Supriyanto saat dikonfirmasi beberapa wartawan di ruang KPLP Lapas kelas IIA Jember menyatakan dirinya di penjara karena kasus pengancaman dengan clurit dengan Vonis 2,5 tahun, dan akan berakhir di bulan Agustus 2018 mendatang.

“Saya dipenjara karena kasus pengancaman dengan sebilah Clurit dengan vonis 2,5 tahun, dan bulan agustus mendatang akan keluar. Saya memesan pil koplo itu kepada teman senilai 1,9 juta, dan sudah saya bayar saat menjenguknya di lapas,” ucapnya.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help