Kursi di City Walk Blitar yang Menutup Akses Rumah Warga Dibongkar

"Yang penting kursinya sudah tidak menutup gerbang masuk ke rumah. Kalau gazebonya tidak dibongkar tidak apa-apa," Kumaidah.

Kursi di City Walk Blitar yang Menutup Akses Rumah Warga Dibongkar
Kursi di bawah gazebo di city walk MBK yang menutup akses rumah warga sudah dibongkar, Selasa (13/2/2018). 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar membongkar kursi rest area di City Walk kawasan wisata Makam Bung Karno (MBK) yang menutup akses masuk rumah warga. Pemkot memindah kursi di lokasi ke tempat lain yang tidak menggangu akses rumah warga.
Pantauan di lokasi, Selasa (13/2/2018), dua kursi yang sebelumnya menutup akses masuk rumah M Iqbal Muttaqin (31) dan Binti Kumaidah (50) sudah tidak ada. Gerbang masuk ke rumah dua warga itu sudah tidak terhalang kursi lagi.
Hanya saja bangunan gazebo dari rangka pipa besi di lokasi masih tetap ada di lokasi. Tetapi, posisi gazebo dari rangka pipa besi tidak menganggu akses kendaraan masuk ke rumah kedua warga. "Kemarin siang bongkarnya (kursi), kendaraan sudah bisa masuk," kata Binti Kumaidah.
Menurut Binti sekarang akses masuk ke rumahnya lebih mudah. Dia tidak perlu lewat halaman rumah M Iqbal saat masuk ke halaman rumahnya. "Yang penting kursinya sudah tidak menutup gerbang masuk ke rumah. Kalau gazebonya tidak dibongkar tidak apa-apa," ujarnya.
Sebelumnya, dua warga Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar memprotes pembangunan city walk di jalan depan wisata Makam Bung Karno (MBK). Persoalannya, gerbang masuk ke rumah dua warga itu tertutup kursi rest area di city walk.
Kedua warga yang gerbang rumahnya tertutup kursi di rest area city walk, yakni, M Iqbal Muttaqin (31) dan Binti Kumaidah (50). Rumah kedua warga ini berada di ujung utara bangunan city walk. "Sebulan lalu kami sudah mengadukan masalah ini ke layanan pengaduan Pemkot Blitar. Dinas PU sudah ke sini, tapi sampai sekarang belum ada tindakan," kata Iqbal.
Bangunan rest area city walk berada persis di pintu masuk ke rumah Iqbal. Bangunan rest area berupa rangka besi. Di bawah bangunan rest area itu terdapat dua bangku panjang. Posisi bangku panjang itu dicor di trotoar tepat di gerbang masuk rumah warga.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help