Surya/

Berita Tuban

Jalur Pantura Tuban Mengerikan, Banyak Warga Melintas Dibajak Komplotan Bersenjata Api

Setelah menyerempet, delapan orang yang menumpangi mobil Avanza itu turun dan satu dari mereka menodongkan senjata api

Jalur Pantura Tuban Mengerikan, Banyak Warga Melintas Dibajak Komplotan Bersenjata Api
SURYAOnline/M. Sudarsono
Petugas kepolisian mendatangi lokasi korban yang diturunkan oleh komplotan berbahaya 

SURYA.co.id | TUBAN - Perisitiwa pembajakan mobil terjadi di jalan Pantura Tuban, Selasa (13/2/2018), pukul 04.30 WIB.

Saat itu, seorang pengemudi dari Jakarta timur, Adang Hermawan (45) melintas di kawasan hutan jati peteng, turut Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, dengan menggunakan pick up Nopol B-1972-HI.

Pengemudi pick melaju dari barat ke timur, arah Jakarta-Surabaya.

Tiba di lokasi, mobil Adang dipepet Mobil Avanza warna silver, hingga mengakibatkan kaca spion sebelah kanan pecah.

Setelah menyerempet, delapan orang yang menumpangi mobil Avanza itu turun dan satu dari mereka menodongkan senjata api (Senpi) kepada Adang.

Selanjutnya, korban digiring menuju sebuah tempat gelap, lalu diturunkan.

Mobil pick up beserta barang berharga milik korban dibawa kabur komplotan tersebut.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Polsek setempat.

Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayati mengatakan, kejadian pembajakan mobil terjadi dinihari. Korban baru melaporkan kejadian tersebut sekira pukul 07.00 WIB.

"Melapornya pagi, karena saat fajar korban tidak tahu kondisi sekitar. Infonya pelaku membawa Senpi," ujar Elis.

Petugas saat ini juga mendalami perkembangan informasi yang ada. Sebab, korban juga tidak mengetahui plat nomor mobil Avanza yang digunakan komplotan tersebut.

"Ada uang tunai 200 ribu di mobil, kalau kerugian total jumlahnya 21 juta. Kita masih dalami perkembangan yang ada," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help