Lapor Cak

Dishub Sidoarjo Layani Uji Kir Sampai Pukul 10 Malam

Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo membuka layanan uji kir hingga pukul 10 malam. Yang kerja siang, tetap bisa uji kir.

Dishub Sidoarjo Layani Uji Kir Sampai Pukul 10 Malam
SURYAOnline/M Taufik
UJI KIR: Proses uji kir di Dishub Sidoarjo, Senin (12/2/2018). Mulai Rabu besok, layanan uji kir akan diperpanjang sampai pukul 22.00 WIB. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Tidak punya waktu untuk uji kir kendaraan siang hari?  Tenang saja. Mulai Rabu (14/2/2018), layanan uji kir di Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo buka sampai pukul 22.00 WIB.

Meski baru masa uji coba, terobosan dari Dishub Sidoarjo ini diyakini bakal menguntungkan masyarakat. Utamanya mereka yang tidak ingin jam kerjanya di siang hari terkurangi lantaran harus mengurus uji kir.

"Ada beberapa hal yang melandasi program baru ini. Pertama, supaya tidak ada lagi antrean panjang kendaraan antre uji kir di depan Kantor Dishub yang merupakan jalan raya. Kemudian, untuk meningkatkan kapasitas waktu pelayanan," kata Kadishub Sidoarjo M Bahrul Amig, Senin (12/2/2018).

Seperti diketahui, jalan Candi kerap macet gara-gara banyaknya truk dan kendaraan niaga lain parkir di depan Kantor Dishub untuk mengantre uji kir. Utamanya, pada hari Jumat yang banyak dimanfaatkan warga untuk mengurus kir.

Selain itu, dengan tambahan layanan malam berarti ada tambahan jumlah kendaraan yang bisa melakukan uji kir setiap hari. Tambahan tiga jam pelayanan pada malam hari, pukul 19.00 sampai 22.00 WIB, diyakini bisa melayani sekitar 50 kendaraan.

"Pada hari-hari biasa, kendaraan yang dilayani rata-rata 200 unit, sementara pas ramai seperti Jumat, biasanya mencapai 400-500 unit. Nah dengan adanya tambahan waktu ini, diharapkan waktu antrean juga bisa semakin cepat," sambung Amig.

Sebelum uji coba layanan baru ini dilaksanakan, Dishub juga sedang melakukan berbagai persiapan. Mulai dari lampu penerangan, personil untuk layanan malam, dan sejumlah persiapan lain.

Mulai uji coba besok, Dishub juga bakal terus melakukan evaluasi. Mana saja yang perlu diperbaiki atau sebagainya. Termasuk respon dari masyarakat pengguna, juga bakal menjadi pertimbangan utama layanan ini.

"Jika dalam proses uji coba nanti bagus, dalam pelayanan maupun pengurangan antrean di jalan, sangat mungkin bakal langsung kami terapkan pelayanan itu secara resmi," tandasnya.

Kendati demikian, sosialiasi terkait program ini juga menjadi PR besar baginya. Akan sangat lucu jika layanan dibuka sampai malam tapi pengguna atau masyarakat tidak tahu ada layanan itu, sehingga tidak ada yang memanfaatkannya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved