Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Siswa, Oknum Pendidik di Jombang Dilaporkan Polisi

Informasi dari beberapa wali murid lainnya, bentuk pelecehan seksual yang dilakukan IS bermacam-macam, korbannya banyak.

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Siswa, Oknum Pendidik di Jombang Dilaporkan Polisi
grid.id
pelecehan seksual 

SURYA.co.id | JOMBANG - Seorang oknum Ketua Yayasan Pendidikan SMK Kelautan dan Perikanan Al-Zumar, Jombang, berinisial IS (50) dilaporkan ke Polres Jombang oleh tiga wali murid SMK tersebut. IS dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap tiga siswi SMK setempat.

Salah satu korbannya, sebut saja bernama Bunga (18), warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno Jombang.
Orang tua Bunga, inisial Mukh melaporkan ulah pencabulan yang diduga dilekukan IS ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Sabtu (10/2/2018).

Dalam laporannya, Mukh menuturkan, anaknya mendapat perlakukan tak senonoh atau perbuatan cabul pada 4 Agustus 2016. Lokasinya, di kolam pemancingan Dusun Geneng, Desa Plandi, Kecamatan Jombang Kota, sekitar pukul 14.00 WIB.

Siang itu, ungkap Mukh, anak perempuannya sedang melaksanakan praktik filet ikan bersama teman-teman sekelasnya di kolam pemancingan.

"Saat itulah tanpa disangka celana 'training anak saya dipelorot oleh beliau (terlapor). Sehingga bokongnya terlihat. Anak saya malu dan merasa terhina, apalagi dilakukan di depan teman-temannya," kata Mukh, sembari menunjukkkan bukti lapornya.

Informasi dari beberapa wali murid lainnya, bentuk pelecehan seksual yang dilakukan IS bermacam-macam, korbannya banyak. Tapi yang lapor ke polisi baru tiga orang.

"Ada yang diciumi. Kalau cium rasa sayang sebagai orang tua, paling banter di kening atau pipi kanan-kiri satu kali saja. Tapi ini ciumnya kok berkali-kali," kata En, seorang wali murid lainnya, kepada Surya, Selasa (13/2/2018).

Para wali murid meminta penegak hukum memproses kasus ini secara sungguh-sungguh dan memberikan hukuman atau pidana yang maksimal.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreksrim Polres Jombang Iptu Dwi Retno Suharti dikonfirmasi hanya menyatakan, korban-korbannya belum diperiksa

Penulis: Sutono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help