Surya/

Dibantu TNI, Pemkab Lamongan Gelar Imunisasi Difteri

Bupati Lamongan, Fadeli, mengatakan selama ini masih ada masyarakat yang belum menyadari pentingnya imunisasi, terutama imunisasi difteri.

Dibantu TNI, Pemkab Lamongan Gelar Imunisasi Difteri
Pelaksanaan imunisasi difteri di Lamongan libatkan TNI 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Pemkab Lamongan melakukan imunisasi difteri secara massal ke semua warga yang berusia 0-19 tahun. Hal ini dilakukan menyusul adanya satu warga Lamongan yang positif terserang defteri, sehingga Lamongan ditetapkan Kondisi Luar Biasa (KLB) oleh pemerintah.

Bupati Lamongan, Fadeli, mengatakan selama ini masih ada masyarakat yang belum menyadari pentingnya imunisasi, terutama imunisasi difteri.

Fadeli meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan hingga kecamatan melakukan sosialisasi ke tingkat desa terkait imunisasi difteri ini.

"Agar masyarakat sadar bahwa melalui imunisasi dapat memperkuat kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit," kata Fadeli, Selasa (13/2/2018).

Untuk mensukseskan pelaksanaaan imunisasi difteri, pihaknya melibatkan berbagai lapisan, termasuk TNI AD. Danramil Sarirejo, Kapten Czi Slamet, menambahkan kehadiran anggota TNI pada imunisasi ini bukan dimaksudkan mempresure, namun lebih dikedepankan membantu pelaksanaan.

"Anggota kita libatkan untuk membantu agar imunisasi difteri memperoleh pencapaian yang maksimal," kata Danramil Sarirejo, Kapten Czi Slamet, Selasa (13/2).

Selain mendampingi pelaksanaan imunisasi difteri di desa, Babinsa dari TNI juga melakukan pendampingan pelaksanaan imunisasi difteri di sekolah. Salah satunya, pelaksanaan imunisasi Difteri tersebut bertempat di SMPN 1 Turi Kecamatan Turi yang dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Turi.

Di salah satu SMP negeri di kecamatan ini total anak yg diimunisasi ORI difteri sebanyak 850 siswa dan siswi dari Sekolah SMP N I Turi.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help