Surya/

Berita Sumenep Madura

Dengan Sebilah Celurit, Pemuda Arjasa Membalaskan Dendam Adiknya yang Ditempeleng

Dengan sebilah celurit, seorang pemuda di Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, membalaskan dendam adiknya yang ditempeleng pemuda lain. Ini akibatnya

Dengan Sebilah Celurit, Pemuda Arjasa Membalaskan Dendam Adiknya yang Ditempeleng
surabaya.tribunnews.com/khairul amin
Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno menunjukkan barang bukti celurit yang dipakai FM untuk membacok Farid. 

SURYA.co.id | SUMENEP – FM, pemuda 21 tahun dari desa Bilis-bilis, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, barangkali terlalu sayang kepada adiknya. 

Karenanya, ketika adiknya itu ditempeleng Farid, dia pun murka.

Dengan sebilah celurit, dia membacok kepala Farid. 

Tak cuma kepala, lengan kanan dan ketiak kiri Farid pun turut terkena sabetan senjata tajam itu. 

“Lokasi pembacokan terjadi di lapangan Dusun Ngomber, Desa Bilis-Bilis, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep,” ungkap Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno saat rilis perkara, Selasa (13/2/2018) siang.

Sutarno menjelaskan, sabetan senjata tajam dari FM menyebabkan Farid luka berat. 

Setelah menganiaya korbannya, FM melarikan diri dan bersembunyi di rumah kerabatnya. 

Namun sejauh apapun dia bersembunyi, toh polisi yang melakukan pengejaran, tetap kena tangkap.

“Tersangka diamankan pada Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 16.00 WIB di rumah sepupunya di Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, Sumenep," tuturnya. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help