Berita Blitar

PNS Ketahuan Jemput Anak Sekolah saat Jam Kerja, Ini Sanksi yang Siap Menanti

Ada sanksi bagi PNS di Kota Blitar yang ketahuan tetap menjemput anak maupun mengajak anak ke kantor saat jam kerja.

PNS Ketahuan Jemput Anak Sekolah saat Jam Kerja, Ini Sanksi yang Siap Menanti
surya/habibur rohman
Ilustrasi PNS 

SURYA.co.id | BLITAR - Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar mengeluarkan surat edaran soal larangan pegawai negeri sipil menjemput anak maupun membawa anak saat jam kerja.

Wali kota akan memberikan sanksi bagi PNS yang ketahuan tetap menjemput anak maupun mengajak anak ke kantor saat jam kerja.

"Kalau tiga kali ketahuan menjemput anak atau mengajak anak ke kantor saat jam kerja akan kami beri sanksi. Sanksinya berupa pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP)," kata Samanhudi usai menghadiri kegiatan simulasi pengamanan Pilgub Jatim, Senin (12/2/2018).

mengatakan surat edaran itu dikeluarkan setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja para PNS.

Dari hasil evaluasi, dia sering mendapati para PNS terutama perempuan keluar kantor saat jam kerja.

Rata-rata mereka keluar kantor saat jam kerja untuk menjemput anak di sekolah.

Tak hanya itu, Samanhudi juga pernah mendapati PNS perempuan membawa anak di kantor saat jam kerja.

Suasana kantor menjadi ramai. Menurutnya, perilaku PNS seperti itu sebenarnya tidak patut.
Membawa anak ke kantor saat jam kerja otomatis mempengaruhi kinerja PNS itu.

"Sesuai aturan ASN, para pegawai seharusnya tidak boleh menjemput anak dan mengajak anak ke kantor saat jam kerja. Aturan ini kami perkuat dengan surat edaran," ujar Samanhudi.

Untuk menjalankan surat edaran itu, Samanhudi akan memperketat pengawasan terhadap para pegawai.

Selain pengawasan dari BKD dan Satpol PP, pengawasan pegawai juga dipantau melalui kamera CCTV.

"Kami juga sudah memberlakukan finger print untuk absensi para pegawai," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help