Berita Surabaya

MUI Kutuk Pria Banyuwangi yang Rusak Gereja di Yogyakarta, KH Ma'ruf Amin: Mungkin Upaya Adu Domba

MUI tandas KH Ma'ruf, sama sekali tidak membenarkan upaya merusak tempat ibadah, apalagi melukai orang lain.

MUI Kutuk Pria Banyuwangi yang Rusak Gereja di Yogyakarta, KH Ma'ruf Amin: Mungkin Upaya Adu Domba
surya/anas miftakhudin
Ketua MUI KH Ma'ruf Amin mengunjungi Masjid Arief Nurul Huda, Senin (12/2/2018). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin mengaku prihatin dan mengutuk tindakan yang dilakukan Suiyono asal Banyuwangi yang menyerang jemaat dan Pastur Edmund Prier SJ di Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/2/2018) .

"Itu pelakunya adalah seorang yang terprovokasi isu-isu adanya penyerangan terhadap ulama, ustadz dan kyai, sehingga mereka melakukan perbuatan yang tidak benar," tutur KH Ma'ruf Amin saat mengunjungi Masjid Arief Nurul Huda, Senin (12/2/2018).

MUI tandas KH Ma'ruf, sama sekali tidak membenarkan upaya merusak tempat ibadah, apalagi melukai orang lain.

"Ya justru kita harus saling menghormati sesama umat, menjaga, membantu, dan menyayangi sesama dan bukannya melukai. Saya kira itu di luar nalar," tegasnya.

Menyikapi persoalan ini, masyarakat harus lebih waspada menghadapi kemungkinan terhadap hal serupa. Karena orang seperti itu ada di mana-mana dan polisi perlu dibantu oleh masyarakat.

Mereka harus saling gotong royong untuk mengantisipasi hal itu.

"Kepolisian mengantisipasi bersama masyarakat, harus waspada. Saya kira polisi tidak bisa mengawasi semua masyarakat, sehingga masyarakat bisa membantu polisi untuk mencegah hal serupa," tuturnya.

Menurut Ma'ruf, pelaku melakukan hal seperti itu akibat terprovokasi isu negatif yang berkembang di masyarakat.

Artinya, saat peristiwa sebelumnya terus dikembangkan, seolah-olah ulama dianiaya dan di kriminalisasikan. Hal itu yang mempengaruhi pelaku untuk melakukan tindakan brutal.

"Menurut saya, kemungkinan ada upaya adu domba. Berarti ada upaya untuk memprovokasi supaya marah. Nah mungkin itu yang pelaku merasa demikian," paparnya.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help