Berita Sampang Madura

Mendikbud Bawa Kabar Baik untuk Keluarga Guru yang Tewas Dipukul Siswa, Direktur SMA pun Bereaksi

Mendikbud Muhadjir Effendy, membawa kabar baik saat melayat ke rumah Almarhum Budi Cahyanto, guru yang meninggal usai dipukul siswanya.

Mendikbud Bawa Kabar Baik untuk Keluarga Guru yang Tewas Dipukul Siswa, Direktur SMA pun Bereaksi
surya/istimewa
Guru SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono semasa hidupnya. 

SURYA.co.id | SAMPANG – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, membawa kabar baik saat melayat ke rumah Almarhum Budi Cahyanto, guru yang meninggal usai dipukul siswanya di Kleyang, Sampang, Senin (12/2/2018)

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berjanji akan mencairkan honor mengajar Ayahanda almarhum Budi, M. Satuman Azhari (53).

"Nanti coba diurus ya pak,” tutur Muhajir sambil memberikan isyarat pada Direktur SMA yang juga ikut pada kunjungan tersebut.

Sebelumnya, di pertemuan itu Satuman sempat mengeluhkan honor mengajarnya yang tiga bulan belum keluar. 

“Padahal jam mengajar saya terpenuhi, bahkan hampir 30 jam,” ungkap Satuman.

Mendikbud saat berbincang dengan almarhum Budi.
Mendikbud saat berbincang dengan almarhum Budi. (surya/khairul amin)

Selama ini Satuman adalah guru honorer di SMA 1 Sampang bidang pelajaran seni rupa.

Dia sudah 19 tahun mengabdi menjadi guru honorer.

Saat ditanya terkait adakah rencana pengangkatan Satuman menjadi guru tetap.

Muhadjir belum bisa menjanjikan, karena proses tersebut harus melalui mekanisme dan formasi khusus.

“Semua kan ada aturannya, kita tidak bisa semerta-merta menentukan kebijakan,” terang laki-laki kelahiran Madiun tersebut.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help