Parenting

Bunda, Gejala-gejala ini Menunjukkan Tumbuh Kembang Anak Terganggu. Amati Baik-baik

Bunda, interaksi kita terhadap anak ternyata berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Amati kalau-kalau buah hati mengalami gejala ini...

Bunda, Gejala-gejala ini Menunjukkan Tumbuh Kembang Anak Terganggu. Amati Baik-baik
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Interaksi antara orangtua dan anak sejak dini mempengaruhi tumbuh kembang anak. Hal itu akan menentukan apakah si anak akan menjadi pribadi yang pendiam, kalem, atau sebaliknya, pemberontak dan suka marah. 

dr. Nining Febriyana, SPKJ (K), Devisi Psikiatri Anak Remaja Fakultas Kedokteran Unair, RSUD Dr Soetomo menjelaskan, sikap anak dibentuk dari cara bagaimana orangtua memberikan stimulus sejak anak masih di usia dini. Namun, saati ini banyak orangtua kurang memahami hal tersebut. 

Karena ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga, kebanyakan orangtua menitipkan sang anak kepada baby sitter atau kepada orangtua alias sang nenek.

"Ada loh orangtua yang bangga bilang: 'anak saya kalau ditinggal anteng (tidak rewel)' . Padahal dia nggak tahu jika sebenarnya anaknya mengalami gangguan pertumbuhan," jelas Nining.

Tujuan stimulasi itu sendiri menurut dr Nining untuk meningkatkan perkembangan saraf di otak sehingga anak sehat fisik dan mentalnya.

"Rangsang dengan mengajak mereka berbicara, bercanda. Terutama pada bayi, buat mereka tersenyum. Jika interaksi tidak terjadi, perkembagan otomatis gerganggu, gangguan pertama ada episode mereka menangis terus atau sebaliknya mereka cuek, dan artinya mereka gagal dalam berkembang," terangnya.

Susah Makan

Gejala tumbuh kembang anak terganggu berikutnya adalah anak menjadi susah makan

Pada bayi, interaksi anak dan ortu diidentikkan dengan pemberian makan.

Apabila saat pemberian makan, orangtua kurang sabar, bisa terjadi gangguan pada anak dan mereka pun menolak untuk makan.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help