Berita Banyuwangi

Saat Anak-Anak Disabilitas dan Bupati Anas Dijamu di Pendapa Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas secara khusus mengundang anak-anak disabilitas ke pendapa Banyuwangi

Saat Anak-Anak Disabilitas dan Bupati Anas Dijamu di Pendapa Banyuwangi
SURYAOnline/Haorrahman
Bupati Anas saat bersama anak-anak disabilitas di Pendapa Banyuwangi. ‎ 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas secara khusus mengundang anak-anak disabilitas ke pendapa Banyuwangi, Sabtu (10/2/2018).

Bupati Anas menjamu serta mengajak mereka untuk menampilkan kreasinya. Suasana gembira pun hadir di sana.

Seperti tamu kehormatan yang biasa datang ke Banyuwangi, anak-anak disabilitas ini duduk satu meja bersama Anas. Saat datang, mereka satu persatu disambut Anas sambil diminta mengenalkan diri.

Hidangan istimewa pun sudah disediakan untuk mereka, mulai dari makanan khas Banyuwangi seperti pecel rawon hingga es buah dari hasil panen petani setempat. Anas sarapan pagi bersama mereka.

Usai santap bersama, Anas meminta mereka ujuk gigi kemampuannya di hadapannya. Satu demi satu mereka tampil di depan Anas dan istrinya, Ny Ipuk Festiandani Azwar Anas.

Maulana, siswa SMALB kelas 11, mengawalinya dengan menampilkan pantomim. Dengan mimik wajah ceria, Maulana menampilkan gerakan yang mencerminkan kesehariannya yang suka bepergian dengan mengendarai sepeda. Anas pun langsung menghampiri Maulana di atas panggung kecil yang disediakan, mengucapkan terima kasih dan memuji aksi Maulana.

“Luar biasa. Maulana ya namanya? Keren pantomimnya. Tepuk tangan meriah buat Maulana. Ayo siapa lagi yang mau tampil?” kata Anas.

Ada juga lantunan suara merdu dari Ruli dan Binti, siswi SMALB dan SMPLB, yang secara bergantian menyanyikan tembang-tembang lawas yanng diiringi alunan keyboard yang dimainkan temannya.

"Saya bangga melihat kreativitas anak-anak disabilitas ini. Saya senang mengajak kalian duduk di meja yang biasa ditempati tamu-tamu kehormatan. Kalian semua luar biasa, kreatif, dan punya semangat yang patut diacungi jempol. Akan kita tampilkan di acara-acara Pemkab Banyuwangi," ucap Anas haru.

Mereka semua pun larut dalam kegembiraan. Anas dan istrinya terlihat berbaur dan bernyanyi bareng dengan mereka.

Anas mengaku jika keinginan mengundang anak disabilitas datang tiba-tiba. "Saya kok sudah lama tidak bersilaturahim dengan mereka, akhirnya ini tadi mereka saya undang," ungkap Anas.

Kepada para guru, Anas berpesan, agar anak-anak terus dijaga motivasinya.
"Saya berharap mereka menjadi anak-anak yang hebat. Pemkab Banyuwangi akan terus berikhtiar memajukan sekolah-sekolah inklusif yang sekarang jumlahnya sudah lebih dari 200 sekolah di Banyuwangi," kata bupati berusia 44 tahun itu.

Di akhir acara, bupati beserta istri mengajak anak-anak berdoa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Sebelumnya, Wahyono, salah satu siswa berkebutuhan khusus diminta Anas untuk mengaji dan memimpin doa bersama. Wahyono adalah anak disabilitas Banyuwangi yang pernah mengharumkan nama Banyuwangi dalam MTQ tingkat nasional beberapa waktu lalu.

Setelah itu, mereka bersama-sama menyanyikan lagu “Manusia Kuat” karya penyanyi Tulus.

Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help