Surya/

Berita Jombang

Guru Agama di Jombang Ditangkap Polisi karena Dugaan Menjambret

Satreskrim Polres Jombang menangkap seorang guru asal Kecamatan Tembelang, inisial LHR (33).

Guru Agama di Jombang Ditangkap Polisi karena Dugaan Menjambret
tribunnews.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | Jombang - Satreskrim Polres Jombang menangkap seorang guru asal Kecamatan Tembelang, inisial LHR (33).

"Berdasarkan KTP, pelaku merupakan guru Agama di salah satu sekolah. Saat ini yang bersangkutan kami tahan di sel Mapolres," ujar Kasubbag Humas Polres Jombang Iptu Sarwiaji, Sabtu (10/2/2018).

Sarwiaji mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban, yang mengaku dijambret.

Peristiwa terjadi 2 Februari 2018 sekitar pukul 18.30 WIB di Jl Wisnu Wardhana.

Semula LHR yang mengendarai sepeda motor memepet korban.

Ketika kondisi sepi, dia langsung menarik tas yang dicangklong korban. Mendapatkan hasil kejahatan, warga Dusun Juwet, Desa Kedunglosari, Tembelang ini langsung kabur.

Sementara korban berteriak-teriak minta tolong. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke polisi. Berbekal laporan tersebut, polisi menyelidiki.

Dari ciri-ciri yang dibeberkan saksi korban, pelaku diduga LHR. Penangkapan pun dilakukan tanpa perlawanan. Pelaku mengakui semua perbuatannya.

Selain menangkap LHR, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni ponsel Oppo A1601 warna emas, sepeda motor jenis Honda Beat warna merah putih dengan plat S 4999 XN, kemudian KTP atas nama pelapor, serta NPWP pelapor.

"Pelaku dijerat pasal 365 KUHP. Pelaku juga mengaku pernah melakukan penjambretan di depan swalayan Bravo Tunggorono, Jombang," pungkas Sarwiaji.

(uto/sutono)

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help