Pakai Aplikasi LAPAK, Urus Surat Administrasi di Probolinggo cuma 10 Menit

Bupati Probolinggo kenalkan aplikasi LAPAK untuk warga mengurus surat-surat administrasi.

Pakai Aplikasi LAPAK, Urus Surat Administrasi di Probolinggo cuma 10 Menit
Warga Sumberasih, Probolinggo, sedang surat kependudukan menggunakan aplikasi LAPAK yang baru diluncurkan 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Bupati Probolinggo P Tantriana Sari meresmikan aplikasi Layanan Cepat Administrasi Kecamatan (LAPAK) di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo , Jumat (9/2/2018) pagi. Aplikasi ini berfungsi untuk meningkatkan pelayanan administrasi yang berkualitas cepat, singkat, aman, modern, akuntabel dan menguntungkan bagi masyarakat.

Tantri mengatakan aplikasi ini sudah diterapkan di beberapa kecamatan.

"Ada di Kecamatan Dringu, Sumberasih, dan nantinya semua kecamatan pakai aplikasi ini," kata Tantri.

Dengan aplikasi ini masyarakat bisa mengurus atau melengkapi surat-surat administratif tanpa hadir ke kantor Desa dan Kantor Kecamatan.

"Layanan aplikasi berbasis IT ini dilaksanakan dengan mengikuti SOPnya. Perubahan sistem manual menjadi layanan berbasis IT memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan memuaskan bagi masyarakat," sambungnya.

Camat Sumberasih Ugas Irwanto menyampaikan bahwa layanan digital ini sangat efektif. Aplikasi ini mempercepat dan mempersingkat waktu pelayanan publik administrasi. Prioritasnya itu tidak menyulitkan masyarakat dan tanpa menyita waktu masyarakat.

"Hanya 10 menit sudah bisa jadi. Selama ada sinyal, aplikasi LAPAK ini akan dapat berjalan dengan baik dan berjalan secara efektif," imbuh Ugas.

Dijelaskan, masyarakat hanya perlu datang ke balai desa dan menyampaikan keperluan surat yang dibutuhkan. Surat akan di scan dan dimasukkan ke dalam aplikasi.

Nanti, akan ada petugas yang memantau aplikasi ini. Jika memang sudah lengkap, berkas akan dikirimkan ke Kecamatan.

"Camat akan mengecek melalui ponsel dan akan menandatangani permohonan surat pengajuan itu. Dan akan dikirimkan kembali ke desa. Di desa, masyarakat yang mengurus surat itu akan mendapatkan suratnya. Tidak perlu antre. Cukup datang dan duduk di balai desa," paparnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help