Surya/

Berita Arema

Kiper Arema FC Tuai Cibiran di Piala Presiden, begini Reaksi Platih Kiper Yanuar Hermansyah

Hasil tak bagus Arema FC di Piala Presiden menuai kritik dari Aremania. Salah satu kritik pedas dialamatkan pada penjaga gawang.

Kiper Arema FC Tuai Cibiran di Piala Presiden, begini Reaksi Platih Kiper Yanuar Hermansyah
surya/dyan rekohadi
Dua kiper muda Arema FC, Utam Rusdiana dan Ibnu Adam mendapat bimbingan pelatih kiper Yanuar Hermasyah. 

SURYA.co.id | MALANG - Hasil tak bagus Arema FC di Piala Presiden menuai kritik dari Aremania. Salah satu kritik pedas dialamatkan pada penjaga gawang. Performa penjaga gawang Arema FC selama Piala Presiden memang belum meyakinkan.

Dari empat laga yang sudah dijalani, tim Singo Edan kebobolan 6 gol. Tentu sorotan tajam tertuju pada sosok penjaga gawang. Sebagian besar kritik yang dilemparkan adalah terkait cara bermain penjaga gawang Arema FC yang dinilai terlalu riskan.

Ya, dari empat pertandingan, penjaga gawang Arema FC dinilai kurang berani keluar dari gawang untuk berduel. Hal itu terlihat dari beberapa gol lawan yang terjadi lantaran keragu-raguan dari seorang kiper.

Menanggapi hal itu, pelatih kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah mengaku sangat berterima kasih dengan kritikan tersebut. Dengan demikian, tim pelatih bisa merencanakan program latihan yang lebih baik lagi agar kedepan kesalahan yang sama tak terulang.

"Kritikan tersebut bagus buat kami. Memang benar apa yang disampaikan Aremania itu masih kurang. Nanti akan coba kami maksimalkan lagi," ucapnya Jumat (9/2/2018).

Kendati demikian, pelatih yang akrab disapa Begal itu juga menambahkan bahwa ada beberapa hal yang biasanya menjadi pertimbangan kiper saat hendak keluar sarang. Pertimbangan-pertimbangan kiper itu memang harus diperhitungkan secara tepat.

"Yang jelas semuanya situasional. Penjaga gawang memang harus memperhatikan timing dan ketepatan termasuk juga jalan bolanya seperti apa. Hal-hal itu sudah kami sampaikan saat latiha. Tetapi memang perlu intensitas lebih agar pemain bisa terbiasa," tutupnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help